Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedMichigan Persahkan Pusat Data Raksasa Oracle dan OpenAI Di Tengah Kontroversi Energi...

Michigan Persahkan Pusat Data Raksasa Oracle dan OpenAI Di Tengah Kontroversi Energi dan Ekspansi AI Global

Peta Persaingan Global di Industri Kecerdasan Buatan

Peta persaingan global di industri kecerdasan buatan (AI) kini mengalami perubahan signifikan. Negara bagian Michigan memberikan persetujuan penting bagi pengembangan pusat data raksasa yang dikelola oleh Oracle Corp. dan OpenAI. Keputusan ini menunjukkan bahwa akses energi dan ketahanan infrastruktur kini menjadi isu strategis, terutama karena para perusahaan teknologi besar berlomba untuk memperkuat kapasitas komputasi skala besar.

Persetujuan ini memungkinkan DTE Energy Co., perusahaan utilitas listrik Michigan, untuk menyediakan daya ke pusat data Oracle–OpenAI di Saline Township dengan kapasitas sekitar 1,4 gigawatt. Skala ini setara dengan kebutuhan listrik sebuah kota besar, mencerminkan lonjakan permintaan energi akibat ekspansi pusat data AI di Amerika Serikat. Hal ini juga memicu kekhawatiran publik terkait dampak lingkungan dan stabilitas jaringan.

Peninjauan Regulasi dan Keuntungan Publik

Ketua Komisi Layanan Umum Michigan, Dan Scripps, menegaskan bahwa kesepakatan ini dirancang untuk melindungi kepentingan publik. Ia menyatakan bahwa proyek ini menawarkan manfaat finansial bersih bagi pelanggan DTE lainnya. Scripps menambahkan bahwa kontrak tersebut mewajibkan jaminan di muka dan tidak mengasumsikan bahwa pelanggan akan selalu dalam kondisi keuangan yang sehat.

Struktur perjanjian ini dirancang untuk melindungi sistem kelistrikan dan memastikan risiko proyek tidak dibebankan kepada masyarakat. Pernyataan ini mencerminkan kehati-hatian regulator di tengah meningkatnya kritik terhadap pusat data berskala besar yang dinilai menyerap listrik dalam jumlah ekstrem.

Biaya dan Investasi Proyek

Dalam dokumen pengajuan kepada regulator, DTE menyebut bahwa Oracle akan menanggung sebagian besar biaya proyek, termasuk kewajiban pembayaran minimum bulanan serta denda jika kontrak dihentikan lebih awal. Proyek ini didukung pembiayaan utang sekitar 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 234 triliun dengan kurs Rp 16.720 per dolar AS. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan saham DTE dan Oracle masing-masing menguat tipis di bawah 1 persen.

Analis Citigroup Inc. menilai persetujuan ini tetap sarat kontroversi, namun memuat mekanisme pengaman yang signifikan. Mereka menulis bahwa ini seharusnya membantu menghindari skenario di mana listrik tetap menyala untuk pusat data Oracle sementara masyarakat mengalami pemadaman. Menurut analis tersebut, pusat data berskala besar akan menjadi pihak pertama yang kehilangan pasokan saat terjadi kondisi darurat sistem.

Rencana Pengembangan dan Investasi

OpenAI menyatakan bahwa kampus Stargate di Michigan merupakan bagian dari rencana pengembangan kapasitas 8 gigawatt di Amerika Serikat serta investasi lebih dari 450 miliar dolar AS—sekitar Rp 7.524 triliun—dalam tiga tahun ke depan bersama mitra-mitra Stargate. Perusahaan tersebut menegaskan bahwa satu gigawatt setara dengan kapasitas sebuah reaktor nuklir konvensional.

Oracle, dalam pernyataan resminya, menyebut pusat data ini akan menghadirkan manfaat ekonomi jangka panjang, termasuk peningkatan penerimaan pajak bagi sekolah dan pemerintah daerah. Perusahaan juga menegaskan bahwa persetujuan regulator “memastikan pelanggan Michigan terlindungi dari kenaikan tarif listrik” akibat proyek tersebut.

Kekhawatiran dan Penolakan Warga

Meski demikian, penolakan warga tetap mencuat dalam rapat dengar pendapat. Scripps beberapa kali menghentikan interupsi dari audiens. Seorang warga, Tim Bruneau, menyampaikan kekhawatiran atas potensi pencemaran udara dan sungai di sekitar lokasi proyek.

Selain itu, kritik paling keras disampaikan petani lokal Beth Foley. Dalam forum tersebut, dia menilai keputusan regulator mencerminkan keberpihakan pada kepentingan politik dan korporasi besar. Foley menyatakan bahwa warisan yang ditinggalkan adalah tunduk pada tekanan politik dengan mengorbankan warga yang seharusnya dilayani. Ia menambahkan bahwa ia melewati lokasi itu setiap hari, dan yang ia lihat terasa seperti kiamat.

Pernyataan ini menegaskan ketegangan antara ekspansi global industri AI dan keresahan komunitas lokal.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular