Judul: Deteksi Musik AI: Fitur Baru di Ponsel Anda?
Pengenalan Generative AI dalam Musik
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi Generative AI telah mengubah cara kita berinteraksi dengan musik. Alat seperti Lyria 3 dari Google memungkinkan bahkan mereka yang tidak memiliki bakat musik sekalipun untuk menciptakan lagu. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar musik. Bagaimana kita bisa membedakan antara karya asli yang diciptakan manusia dengan lagu yang dihasilkan oleh AI? Untuk mengatasi masalah ini, Google telah memperkenalkan label SynthID yang berfungsi sebagai watermark untuk musik yang dihasilkan AI. Dengan adanya watermark ini, meskipun telinga kita tidak bisa membedakan, setidaknya kita bisa mengetahui keaslian sebuah lagu.
Fitur Deteksi Musik yang Mungkin Hadir di Google
Saat ini, aplikasi Gemini dari Google sudah mampu memindai berbagai media seperti gambar, video, dan file audio untuk mendeteksi watermark SynthID. Namun, proses ini memerlukan pengguna untuk mengunggah file terlebih dahulu ke Gemini. Meskipun metode ini efektif, langkah-langkah yang terlibat bisa terasa merepotkan. Mulai dari merekam lagu hingga mengunggahnya ke aplikasi bisa menjadi proses yang cukup panjang.
Inovasi dalam Aplikasi Google
Baru-baru ini, dalam pembaruan versi 17.9.50.sa.arm64 pada aplikasi Google untuk Android, terlihat adanya upaya untuk menyederhanakan proses ini. Dalam pembaruan ini, Google tampaknya sedang mengembangkan alat pencarian lagu yang lebih efisien. Aplikasi Google telah menyediakan berbagai cara untuk mengidentifikasi musik, mulai dari Now Playing yang baru saja mendapatkan aplikasi terpisah, hingga Circle dan Search. Namun, pertanyaannya adalah: bagaimana Google akan mengintegrasikan deteksi musik AI ke dalam proses identifikasi lagu yang ada?
Deteksi Lokal dan Potensi Masa Depan
Berbeda dengan deteksi SynthID di Gemini yang memerlukan pengunggahan rekaman ke server Google, aplikasi Google berpotensi untuk mengidentifikasi beberapa lagu secara lokal di perangkat. Dengan cara ini, ponsel Anda akan menyimpan salinan database yang berisi tanda akustik dari musik populer. Ini bisa menjadi langkah maju dalam memberikan fitur deteksi yang lebih cepat dan efisien.
Jika fitur ini benar-benar hadir, apakah Android akan memiliki cara untuk menentukan apakah lagu yang Anda dengarkan adalah hasil karya AI secara real-time? Meskipun saat ini masih belum jelas, kemungkinan ini sangat menarik. Namun, skenario terburuknya adalah fitur ini hanya akan berfungsi untuk musik yang sudah diterbitkan dan ditandai sebagai karya AI oleh Google, bukan untuk semua kreasi baru. Meskipun demikian, ini tetap menjadi fitur yang sangat bermanfaat.
Menunggu Inovasi Selanjutnya
Dengan munculnya teknologi baru dalam industri musik, penting bagi kita untuk tetap waspada dan mendapatkan informasi terbaru tentang fitur-fitur yang akan datang. Deteksi musik AI bisa menjadi langkah besar dalam menjaga keaslian karya musik dan membantu pendengar mengetahui asal-usul lagu yang mereka nikmati. Kami akan terus memantau perkembangan ini dan berharap untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai cara kerja fitur ini di masa depan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/ai-music-detection-3647786/




