Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedAI Makin Giat di Akhir Tahun, Manusia Mulai Santai: AI Agensial Bikin...

AI Makin Giat di Akhir Tahun, Manusia Mulai Santai: AI Agensial Bikin Dunia Kerja Kewalahan

Perkembangan Teknologi di Akhir Tahun 2025 yang Mengubah Dunia Kerja

Di akhir tahun 2025, perkembangan teknologi kembali menghadirkan fenomena yang menarik perhatian banyak orang. Salah satu inovasi terbesar adalah munculnya Agentic AI, sebuah bentuk kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga bekerja secara mandiri, mengambil keputusan, dan mengeksekusi tugas tanpa harus diperintah secara detail oleh manusia. Fenomena ini memicu berbagai reaksi, mulai dari tawa hingga kekhawatiran tentang masa depan pekerjaan.

Agentic AI disebut sebagai evolusi besar dari kecerdasan buatan generatif. Sebelumnya, AI hanya bertindak setelah menerima perintah. Kini, AI mampu merencanakan langkah-langkah, menganalisis situasi, dan bertindak sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, AI sekarang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki inisiatif. Hal ini membuatnya menjadi mitra kerja digital yang sangat efisien.

Pengaruh Agentic AI di Berbagai Sektor

Dalam dunia kerja, Agentic AI mulai diterapkan oleh berbagai perusahaan teknologi dan bisnis. AI digunakan untuk menangani tugas administratif, analisis data, hingga pengambilan keputusan sederhana. Contohnya, AI bisa mengatur jadwal kerja, membaca laporan keuangan, memantau stok barang, dan bahkan memberikan rekomendasi strategi bisnis secara otomatis. Hasilnya, banyak pekerjaan yang biasanya memakan waktu kini terselesaikan lebih cepat.

Pekerja kantoran pun menyebut kehadiran Agentic AI seperti memiliki rekan kerja baru yang tidak pernah lelah. AI bisa bekerja selama 24 jam tanpa mengeluh, tidak perlu cuti, dan tidak pernah terlambat. Candaan di media sosial pun muncul, menyebut bahwa manusia kini hanya “mengawasi layar” sementara AI yang sibuk bekerja di balik sistem.

Di sektor bisnis dan perdagangan, Agentic AI mulai berperan penting dalam membaca perilaku konsumen. Sistem ini mampu menganalisis data penjualan secara real time, memprediksi permintaan pasar, dan mengambil keputusan terkait produksi dan distribusi. Dalam beberapa kasus, AI bahkan langsung menyesuaikan harga produk berdasarkan tren pasar tanpa menunggu persetujuan manual.

Perubahan di Bidang Keuangan

Di bidang keuangan, Agentic AI digunakan untuk mendeteksi transaksi mencurigakan, menganalisis pergerakan pasar, serta mengelola portofolio investasi. AI bekerja berdasarkan data, tanpa emosi dan tanpa panik. Ketika pasar bergejolak, AI tetap menjalankan strategi sesuai perhitungan, sesuatu yang sering sulit dilakukan manusia.

Perubahan paling terasa justru di lingkungan perkantoran. Pekerjaan seperti membalas email, menyusun laporan rutin, hingga mengatur jadwal rapat kini bisa ditangani AI. Banyak pegawai mengaku pekerjaan mereka menjadi lebih ringan. Namun, di balik tawa itu, muncul pula rasa khawatir. Jangan-jangan, suatu hari nanti, AI benar-benar menggantikan sebagian besar pekerjaan manusia.

Pandangan Para Pakar Teknologi

Para pakar teknologi menilai kekhawatiran tersebut tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak perlu berlebihan. Agentic AI memang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, bukan sepenuhnya menggantikan manusia. AI tetap membutuhkan manusia untuk menetapkan tujuan, nilai, serta pengawasan. Tanpa kontrol, sistem secanggih apa pun berpotensi mengambil keputusan yang keliru.

Isu etika dan keamanan juga menjadi perhatian serius. Agentic AI yang mampu bertindak mandiri harus dibatasi dengan aturan yang jelas. Banyak negara dan perusahaan mulai membahas regulasi agar AI tidak disalahgunakan atau mengambil keputusan yang merugikan manusia. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam penerapan teknologi ini.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Menjelang tahun 2026, Agentic AI diperkirakan akan semakin luas digunakan. Tidak hanya perusahaan besar, pelaku usaha kecil hingga individu bisa memanfaatkannya. AI bisa membantu mengatur keuangan, merencanakan bisnis, hingga mendukung aktivitas sehari-hari. Teknologi yang dulu terasa jauh, kini mulai menjadi bagian dari kehidupan normal.

Bagi masyarakat daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur dan wilayah timur Indonesia, perkembangan ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, teknologi membuka akses efisiensi dan informasi. Di sisi lain, sumber daya manusia dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi agar tidak tertinggal.

Akhir tahun 2025 pun menjadi penanda perubahan besar. Agentic AI menunjukkan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra kerja digital. Dunia kerja berubah, teknologi makin rajin, dan manusia mau tak mau harus ikut bergerak. Jika tidak, bukan tak mungkin AI yang bekerja, sementara manusia hanya menonton sambil tertawa kecut.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular