Xbox memiliki ambisi besar untuk mencapai 77 juta anggota Game Pass pada akhir tahun 2026. Namun, kenyataan yang ada saat ini menunjukkan bahwa jumlah pelanggan masih sangat jauh dari target yang ditetapkan. Berdasarkan informasi dari Wall Street Journal, saat ini hanya ada sekitar 30 juta orang yang berlangganan Game Pass, jauh dari ekspektasi awal.
Perkiraan dan Realita Angka Pelanggan
Menurut dokumen hukum yang dikeluarkan selama proses akuisisi Xbox terhadap Activision Blizzard, diperkirakan akan ada 77 juta orang yang mendaftar Game Pass pada saat ini. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa angka tersebut tidak sesuai harapan, bahkan jauh di bawah 40% dari target yang ditetapkan Xbox.
Data terbaru menunjukkan penurunan jumlah pelanggan, di mana Xbox sebelumnya melaporkan sekitar 34 juta anggota. Ini berarti terjadi penurunan empat juta pelanggan dibandingkan laporan terakhir. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi masa depan layanan Game Pass.
Penyebab Penurunan Pelanggan Game Pass
Berdasarkan informasi dari Matthew Ball, CEO Xbox, banyak pelanggan yang berhenti berlangganan Game Pass setelah harga paket teratas mengalami kenaikan yang signifikan. Ini menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan jumlah pelanggan saat ini.
Selain itu, kabar terbaru menyebutkan bahwa Xbox tidak lagi meluncurkan game terbaru pada hari pertama ke dalam Game Pass. Salah satu judul besar yang ditunggu-tunggu, Call of Duty, akan ditambahkan ke dalam layanan tersebut setahun setelah rilis. Hal ini tentunya membuat daya tarik Game Pass berkurang di mata para penggemar.
Dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Xbox
Dalam upaya untuk merestrukturisasi bisnis, Microsoft berencana untuk memangkas sekitar 4.800 karyawan, dengan sebagian besar berasal dari divisi penjualan komersial Microsoft dan Xbox. Dalam pengumuman yang dibuat oleh CEO Xbox, Asha Sharma, sekitar 20% karyawan Xbox akan terkena dampak dari PHK ini.
Sharma menyatakan bahwa langkah ini merupakan restrukturisasi terbesar dalam sejarah Xbox. Dalam email yang dikirimkan kepada karyawan, dia menekankan bahwa bisnis Xbox saat ini tidak sehat dan beroperasi dengan margin yang jauh lebih rendah dibandingkan bisnis platform dan penerbitan game lainnya.
Masa Depan Game Pass dan Xbox
Masa depan Game Pass tampak suram dengan segala tantangan yang dihadapi. Penurunan jumlah pelanggan dan perubahan strategi dalam peluncuran game menunjukkan bahwa Xbox perlu melakukan perbaikan signifikan untuk kembali ke jalur yang benar. Dengan adanya PHK dan perubahan dalam model bisnis, banyak pengamat industri bertanya-tanya apakah Xbox dapat mencapai ambisi besarnya dalam waktu dekat.
Sumber: https://inet.detik.com/games-news/d-8567357/ambisi-xbox-tersendat-target-77-juta-member-game-pass-cuma-mimpi


