Mengapa Rencana Baru Audible Menjadi Pilihan Menguntungkan
Di era di mana hampir setiap gadget dan layanan di rumah kita mengharuskan kita untuk membayar biaya bulanan, seperti Spotify, Netflix, atau bahkan kopi yang kita beli, penting untuk menemukan cara yang lebih ekonomis dalam memenuhi kebutuhan hiburan kita. Baru-baru ini, Audible memperkenalkan rencana baru yang lebih terjangkau, yaitu rencana Standard seharga $8,99 per bulan. Perubahan ini membuat saya mempertimbangkan kembali keanggotaan Premium Plus yang sudah lama saya miliki.
Pengalaman dengan Keanggotaan Premium Plus
Saya telah menjadi pelanggan Premium Plus selama bertahun-tahun. Biaya rencana ini sekitar $15 per bulan dan termasuk satu kredit yang dapat saya tukarkan untuk buku audio dari katalog Audible. Meskipun nilai kredit ini cukup baik, karena sebagian besar buku audio baru dihargai sekitar $25 atau lebih, ada masalah yang sering saya temui. Saya merasa tidak selalu siap untuk memilih buku setiap bulannya. Ketika kredit tiba, sering kali saya menunda untuk menjelajahi pilihan yang ada.
Akibatnya, saya sering kali mendapati diri saya memiliki beberapa kredit yang menumpuk. Meskipun kredit tersebut tidak hangus, saya tidak dapat menjeda keanggotaan tanpa menghabiskannya terlebih dahulu. Hal ini membuat saya terjebak dalam siklus belanja yang tidak menyenangkan, di mana saya merasa terpaksa memilih buku hanya untuk memenuhi kewajiban. Alih-alih menikmati proses menemukan buku baru, saya malah merasa tertekan.
Keuntungan dari Rencana Standard yang Baru
Dengan hadirnya rencana Standard yang lebih murah, saya menemukan solusi untuk masalah tersebut. Meskipun saya tidak akan memiliki buku audio yang saya pilih secara permanen, saya mendapatkan akses ke katalog Audible dengan biaya yang lebih rendah. Dengan penghematan sekitar $70 per tahun, saya tidak lagi tertekan oleh tumpukan kredit yang tidak terpakai. Rencana Standard ini memberikan dorongan untuk memilih buku satu per satu tanpa merasa terbebani.
Alternatif Mendengarkan Buku Audio
Saya juga menyadari bahwa Audible bukan satu-satunya tempat untuk mendapatkan buku audio. Layanan lain seperti Spotify Premium kini menawarkan jam mendengarkan buku audio setiap bulan. Dengan 15 jam mendengarkan yang tersedia, saya sering kali dapat menikmati judul-judul menarik tanpa harus menggunakan kredit dari Audible. Selain itu, aplikasi Libby memungkinkan saya meminjam buku audio secara digital secara gratis, meskipun sering kali ada daftar tunggu.
Dengan kombinasi kedua layanan ini, saya sudah memiliki akses ke banyak buku yang biasanya akan saya beli dengan kredit Audible. Meskipun Audible tetap relevan, nilai dari keanggotaan saya telah berubah. Sekarang, saya memiliki lebih banyak pilihan dalam cara saya mendengarkan buku tanpa harus merasa tertekan.
Menyesuaikan Keanggotaan dengan Kebiasaan Mendengarkan
Bagi pendengar buku yang aktif, rencana Premium Plus masih memiliki daya tarik tersendiri. Bagi mereka yang suka memiliki pilihan dan mengakses Katalog Plus, rencana ini tetap relevan. Namun, jika kebiasaan mendengarkan Anda lebih santai atau jika Anda sudah menggunakan layanan lain seperti Spotify dan Libby, rencana Standard mungkin lebih sesuai untuk Anda.
Sekarang, meskipun keanggotaan Audible saya masih terpotong dari dompet setiap bulan, saya merasa lebih cocok dengan cara saya mendengarkan. Di tengah banyaknya layanan yang meminta biaya bulanan, menghemat beberapa dolar terasa sangat memuaskan. Rencana Standard Audible memberikan saya kebebasan dan fleksibilitas yang saya butuhkan dalam pengalaman mendengarkan buku audio.
Sumber: https://www.androidauthority.com/audible-standard-plan-cheaper-easier-3648181/




