Advertisement
Beranda › David Greene Tuntut Google, Suara Radio Terkenal Diduga Dicuri

David Greene Tuntut Google, Suara Radio Terkenal Diduga Dicuri

2/17/2026

Judul: Suara Host Radio Terkenal Diduga Dicuri oleh Google dalam Kasus NotebookLM

Pengenalan Kasus NotebookLM

NotebookLM, salah satu alat AI terdepan yang dikembangkan oleh Google, dikenal dengan fitur-fitur inovatif seperti Audio Overviews dan Video Overviews. Alat ini sangat membantu dalam proses pembelajaran dan informasi. Namun, tidak semua orang menganggap positif keberadaan NotebookLM. Salah satu yang mengekspresikan ketidaksenangannya adalah David Greene, mantan pembawa acara NPR yang merasa suaranya telah dicuri oleh Google secara harfiah.

Siapa David Greene?

David Greene dikenal luas sebagai pembawa acara “Morning Edition” yang ditayangkan dari tahun 2012 hingga 2020 dan berhasil menjangkau 13 juta pendengar, menjadikannya salah satu program radio berita paling populer di Amerika. Saat ini, Greene beralih ke dunia podcasting dengan acara politik bertajuk “Left, Right & Center.” Dengan pengalaman dan pengaruh yang dimilikinya, ia merasa perlu untuk mengambil tindakan hukum terhadap Google.

Apa yang Terjadi?

Greene mengungkapkan bahwa suara pria yang digunakan dalam Audio Overviews NotebookLM terdengar sangat mirip dengan suaranya. Dari nada hingga intonasi, Greene merasakan kejanggalan yang mendalam, termasuk beberapa “uhhs” dan “likes” yang selama ini ia usahakan untuk minimalkan. Dalam pernyataannya kepada The Washington Post, ia menyatakan bahwa ia merasa haknya telah dilanggar, karena produknya telah meniru suaranya tanpa izin maupun kompensasi.

Tuduhan dan Penyangkalan Google

Greene kini telah mengajukan gugatan terhadap Google, menuduh perusahaan tersebut melanggar haknya dengan menciptakan produk yang mereplikasi suaranya. Dalam gugatannya, Greene menyatakan bahwa Google melatih NotebookLM menggunakan suaranya, meskipun ia tidak dapat memberikan bukti konkret untuk mendukung klaim tersebut. Sebagai respons, Google dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Mereka menjelaskan bahwa suara yang digunakan dalam Audio Overviews berasal dari seorang aktor profesional yang dibayar, bukan dari Greene.

Kasus Serupa di Dunia AI

Ini bukanlah insiden pertama di mana seorang tokoh terkenal menuduh perusahaan AI menggunakan citra atau suara mereka tanpa izin. Pada tahun 2024, aktris Scarlett Johansson juga mengajukan tuduhan terhadap OpenAI, yang diduga menggunakan suara yang sangat mirip dengan suaranya untuk salah satu suara dalam ChatGPT-4o yang bernama “Sky.” pihak OpenAI mengklaim bahwa mereka tidak secara sengaja meniru suaranya, dan bahwa pengisi suara dipilih beberapa bulan sebelum mereka menghubungi Johansson untuk proyek tersebut.

Kesimpulan

Kasus ini menyoroti tantangan dan dilema etika yang dihadapi oleh perusahaan teknologi dalam era AI yang terus berkembang. Dengan semakin banyaknya alat yang menggunakan suara dan citra manusia, penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa mereka tidak melanggar hak individu. Kita harus menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini dan bagaimana hukum akan bereaksi terhadap penggunaan teknologi yang semakin canggih.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-notebooklm-david-greene-voice-lawsuit-3641264/

Baca Juga

AI
Advertisement