Advertisement
Beranda › Disney dan OpenAI Tandatangani Kesepakatan Bersejarah untuk AI dan Kreativitas

Disney dan OpenAI Tandatangani Kesepakatan Bersejarah untuk AI dan Kreativitas

2/12/2026

Kesepakatan Bersejarah antara Disney dan OpenAI

Baru-baru ini, Disney dan OpenAI telah menandatangani sebuah kesepakatan yang merupakan terobosan besar, memberikan akses kepada perusahaan AI tersebut untuk menggunakan properti intelektual, karakter, dan gambar milik Disney. Kesepakatan ini diumumkan publik pada tanggal 11 Desember 2025. Namun, sebelum informasi ini dipublikasikan, Disney mengeluarkan surat perintah berhenti kepada Google, meminta mereka untuk segera menghentikan segala bentuk penyalinan, tampilan publik, pertunjukan publik, distribusi, dan penciptaan karya turunan dari karakter yang dilindungi hak cipta milik Disney.

Langkah Google dalam Menghadapi Permintaan Disney

Menanggapi surat perintah dari Disney, Google mengambil langkah signifikan dengan memblokir semua permintaan pembuatan konten yang berkaitan dengan Disney di platform AI mereka, Gemini dan Nano Banana. Hal ini pertama kali dilaporkan oleh Deadline dan kemudian dikonfirmasi oleh Android Authority. Saat ini, Gemini menolak untuk menghasilkan gambar dari karakter atau citra yang berhubungan dengan Disney. Chatbot Gemini menjawab, “Saya tidak dapat menghasilkan gambar yang Anda minta saat ini karena kekhawatiran dari penyedia konten pihak ketiga. Silakan edit prompt Anda dan coba lagi.”

Keterbatasan pada Pembuatan Karakter Disney

Dalam pengujian yang dilakukan, Gemini menolak baik permintaan eksplisit maupun yang lebih halus untuk menciptakan gambar dari merek dan properti yang dimiliki Disney. Meskipun demikian, Gemini masih dapat membuat karakter dan citra yang berkaitan dengan merek lain yang tidak dimiliki oleh Disney. Sebagai contoh, kami berhasil menghasilkan gambar Nano Banana dari karakter Shrek, yang hak kekayaannya dimiliki oleh DreamWorks dan NBCUniversal. Menariknya, dalam beberapa hari dan minggu setelah surat perintah Disney dikeluarkan, Gemini masih dapat menghasilkan gambar karakter Disney, yang kami konfirmasi dalam beberapa percakapan pada tanggal 13 dan 23 Desember.

Kemitraan yang Berlanjut antara Google dan Disney

Pada saat Disney mengirimkan surat perintah tersebut, juru bicara Google menyatakan kepada Ars Technica, “Kami memiliki hubungan yang telah terjalin lama dan saling menguntungkan dengan Disney, dan kami akan terus berkomunikasi dengan mereka. Secara umum, kami menggunakan data publik dari web terbuka untuk membangun AI kami dan telah membangun kontrol hak cipta inovatif tambahan seperti Google-extended dan Content ID untuk YouTube, yang memberikan situs dan pemegang hak cipta kontrol atas konten mereka.”

Keunggulan OpenAI dalam Pembuatan Konten Berlisensi Resmi

Saat ini, hanya OpenAI melalui ChatGPT dan Sora yang dapat menciptakan gambar dan video resmi yang dilisensikan menggunakan karakter Disney. Kesepakatan lisensi selama tiga tahun ini memberikan OpenAI hak untuk menghasilkan gambar yang berhubungan dengan lebih dari 250 karakter dari merek-merek terkenal seperti Disney, Marvel, Pixar, dan Star Wars. Dengan demikian, OpenAI kini menjadi satu-satunya entitas yang dapat secara resmi memanfaatkan karakter-karakter ikonik ini dalam karya mereka.

Persaingan di dunia teknologi semakin ketat, terutama dalam hal penggunaan kecerdasan buatan untuk menghasilkan konten. Langkah Google dalam mematuhi permintaan Disney menunjukkan betapa pentingnya menjaga hubungan baik dengan perusahaan besar serta menghormati hak cipta. Sementara itu, OpenAI kini memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan dalam pasar pembuatan konten, terutama yang berkaitan dengan karakter-karakter yang sangat dicintai oleh banyak orang.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-gemini-blocks-disney-generation-3639914/

Baca Juga

AI
Advertisement