DJI Power 1000 V2: Stasiun Daya Portabel yang Siap Membawa Anda ke Alam Bebas
Di era modern ini, stasiun daya portabel menjadi salah satu perangkat teknologi yang mungkin sudah tidak asing lagi, namun tetap menyimpan sedikit keajaiban. Bayangkan, hanya dengan sebuah kotak kompak, kita bisa memberi daya pada berbagai perangkat dari gadget kecil hingga peralatan rumah tangga yang besar. Dalam beberapa dekade terakhir, hal ini mungkin terdengar mustahil, tetapi kini itu adalah kenyataan yang semakin baik.
Setelah beberapa tahun tidak menjajal stasiun daya baru, saya memutuskan untuk menguji DJI Power 1000 V2 yang baru diluncurkan, dan saya tidak kecewa dengan hasilnya. Dengan kapasitas 1,024Wh, stasiun daya ini mampu menyuplai daya untuk perangkat-perangkat rakus energi selama berjam-jam. Daya maksimum yang dapat dihasilkan mencapai 2,600W, memungkinkan Anda untuk menggunakan perangkat berat seperti pemanas dengan mudah.
Port Lengkap untuk Beragam Kebutuhan
DJI melengkapi Power 1000 V2 dengan berbagai port yang cukup untuk memenuhi kebutuhan daya Anda. Dengan dua port USB-A, dua port USB-C, dan empat outlet AC, Anda bisa mengisi daya berbagai perangkat sekaligus. Port USB-A dapat mengeluarkan daya hingga 24W, sementara port USB-C mampu memberikan daya hingga 140W per port, cocok untuk laptop Anda. Outlet AC-nya juga sangat bertenaga, dengan masing-masing menyalurkan hingga 20A.
Stasiun daya ini memang dirancang untuk kegiatan luar ruangan, seperti saat berpiknik atau camping. Namun, ada fitur tambahan yang menarik bagi pengguna yang sudah terhubung dengan ekosistem DJI. Pengisian daya untuk baterai drone DJI dapat dilakukan dengan cepat menggunakan dua konektor SDC (Super-Direct Charge), meskipun kabel untuk koneksi ini tidak disertakan.
Kendala dalam Pengisian Daya
Salah satu masalah terbesar yang saya temui dengan stasiun daya lainnya adalah kesulitan dalam pengisian ulang. Dengan mobilitas yang tinggi, seringkali saya kehilangan adapter daya. Namun, DJI Power 1000 V2 menawarkan solusi yang menarik: tidak ada brick pengisian daya, Anda hanya perlu menyambungkannya langsung ke stopkontak menggunakan kabel standar. Tetapi, ada satu catatan—kabel ini menggunakan konektor C19 yang tidak kompatibel dengan kabel C13 yang umum digunakan. Meskipun ini memungkinkan pengisian daya yang lebih cepat, saya tetap merasa khawatir kehilangan kabel tersebut.
Selain itu, stasiun daya ini juga dapat menerima input dari panel surya, yang sangat berguna saat menghadapi pemadaman listrik atau saat berkemah. Namun, untuk menghubungkan panel surya, Anda perlu membeli adaptor MPPT secara terpisah, yang terasa sedikit merepotkan.
Kinerja dan Desain yang Menarik
Dengan baterai lithium iron phosphate, Power 1000 V2 menjanjikan masa pakai yang panjang, dengan kapasitas yang diperkirakan tetap 80% setelah 4.000 siklus pengisian dan pengosongan. Meskipun beratnya mencapai lebih dari 31 lbs, desainnya cukup ergonomis untuk dibawa. Namun, saya merasa penempatan pegangan pada stasiun daya ini kurang ideal, karena terasa tidak seimbang saat diangkat dengan satu tangan.
Di sisi positif, DJI menyediakan tas serbaguna yang menarik untuk menyimpan Power 1000 V2. Tas ini dilengkapi dengan pegangan di tengah, dan dirancang untuk memudahkan akses ke port dan ventilasi tanpa perlu mengeluarkan perangkat dari tas. Anda juga dapat menyimpan kabel dan aksesori lain di dalam tas ini, menjadikannya praktis untuk dibawa kemana saja.
Koneksi Aplikasi untuk Pantauan Mudah
Menariknya, ini adalah stasiun daya pertama yang saya coba dengan konektivitas aplikasi. Meskipun tidak menyediakan banyak fitur, aplikasinya memberikan informasi penting seperti konsumsi daya perangkat, kapasitas tersisa, dan kesehatan baterai. Hal ini sangat membantu, terutama saat saya khawatir dengan suhu perangkat yang terasa panas saat pertama kali menggunakannya. Saya bisa dengan cepat memeriksa melalui aplikasi dan menenangkan kekhawatiran saya.
Ketika Anda mencari stasiun daya dalam kisaran kapasitas 1KWh, banyak pilihan yang tersedia. Namun, DJI Power 1000 V2 menawarkan kombinasi daya, keluaran maksimum, dan harga yang cukup kompetitif, di bawah $400. Nilai tambah yang sebenarnya terletak pada dukungan pengisian cepat untuk baterai drone DJI, menjadikannya pilihan yang menarik bagi para penggemar drone.
Jadi, jika Anda mencari solusi daya portabel yang handal, DJI Power 1000 V2 mungkin menjadi jawaban ideal untuk kebutuhan Anda.
Sumber: https://www.androidauthority.com/dji-power-1000-v2-review-3635703/

