Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedElon Musk percepat integrasi otak dan mesin, Neuralink siap produksi implan otak...

Elon Musk percepat integrasi otak dan mesin, Neuralink siap produksi implan otak 2026

Perkembangan Terbaru Neuralink: Dari Penelitian ke Produksi Massal

Neuralink, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk, kini sedang memasuki tahap baru dalam pengembangan antarmuka otak-komputer. Proses ini menandai transisi dari fase uji coba awal menuju produksi massal, sebuah langkah yang diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi teknologi medis dan interaksi manusia dengan mesin.

Perusahaan ini berencana untuk meningkatkan volume produksi perangkat antarmuka otak-komputer pada tahun 2026. Selain itu, Neuralink juga akan mengadopsi prosedur bedah yang hampir sepenuhnya otomatis, dengan bantuan teknologi robotik sebagai komponen utama. Musk sendiri menyatakan bahwa perusahaan akan mulai memproduksi perangkat tersebut secara massal dan beralih ke metode operasi yang lebih efisien dan otomatis.

Fungsi dan Desain Implan Otak

Implan yang dikembangkan oleh Neuralink dirancang untuk membantu pasien dengan gangguan saraf berat, seperti cedera tulang belakang dan kelumpuhan. Perangkat ini memiliki ukuran kecil dan dilengkapi untaian elektroda fleksibel yang ditanam langsung ke otak. Musk menekankan bahwa salah satu terobosan teknis yang dicapai adalah kemampuan untaian kabel perangkat untuk menembus selaput pelindung otak tanpa perlu mengangkatnya. Ini merupakan pencapaian penting dalam pengembangan teknologi ini.

Uji Coba Klinis dan Kesuksesan Awal

Dalam konteks klinis, Neuralink memulai uji coba pada manusia pada 2024 setelah berhasil meyakinkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tentang keselamatan penggunaannya. Sebelumnya, FDA sempat menolak permohonan uji coba pada 2022 karena beberapa kekhawatiran.

Hingga September, Neuralink melaporkan bahwa sebanyak 12 pasien dengan kelumpuhan parah di berbagai negara telah menerima implan dan menggunakan perangkat tersebut untuk mengendalikan perangkat digital maupun alat fisik hanya melalui sinyal otak. Salah satu pasien awal, Noland Arbaugh, mengungkapkan bahwa implan ini memungkinkannya kembali berinteraksi secara aktif dengan dunia digital. Ia dapat menggerakkan kursor, berselancar di internet, hingga bermain gim video tanpa bantuan gerakan fisik.

Pendanaan dan Persiapan Produksi Massal

Dari sisi pendanaan, Neuralink telah memperkuat fondasi bisnisnya. Pada Juni lalu, perusahaan berhasil mengumpulkan dana sebesar 650 juta dolar AS atau sekitar Rp 10,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas uji klinis dan mendukung persiapan produksi massal.

Tantangan dan Isu Etika

Meski demikian, pengembangan teknologi implan otak tetap menghadapi tantangan serius. Masalah keselamatan jangka panjang, etika medis, serta keandalan sistem bedah otomatis menjadi fokus utama para ahli. Meskipun transisi ke operasi berbasis robot dinilai menjanjikan efisiensi, hal ini memerlukan pengawasan ketat dan validasi klinis yang berkelanjutan.

Perkembangan Teknologi di Dunia Global

Dalam skala global, langkah Neuralink mencerminkan upaya Elon Musk untuk menjadikan teknologi antarmuka saraf sebagai bidang inovasi baru. Hal ini sejajar dengan kompetisi global di bidang kecerdasan buatan dan komputasi lanjutan.

Jika berhasil, produksi massal implan otak pada 2026 dapat menjadi titik balik dalam hubungan manusia dan mesin—bukan lagi sekadar alat, melainkan terhubung langsung dengan sistem saraf manusia.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular