Pekan Kelima EWC 2026 Resmi Berakhir
Esports World Cup (EWC) 2026 pekan kelima telah berakhir dengan lahirnya tiga juara baru dari berbagai kategori, yaitu TEKKEN 8, Honor of Kings, dan Call of Duty: Black Ops 7. Dalam pekan ini, para pemain tidak hanya menunjukkan keterampilan luar biasa, tetapi juga menghadirkan sejumlah cerita menarik yang menghibur komunitas esports.
OpTic Gaming Pertahankan Gelar Juara Call of Duty
OpTic Gaming berhasil mempertahankan gelar juara mereka di cabang Call of Duty: Black Ops 7 setelah mengalahkan Team Heretics dengan skor 5-3 dalam Grand Final. Kemenangan ini sangat spesial bagi mereka, karena sebelumnya mereka gagal meraih gelar di Call of Duty League di Las Vegas. OpTic menunjukkan performa konsisten yang mengesankan di Paris, dan dengan kemenangan ini, mereka kembali mengangkat trofi EWC untuk dua tahun berturut-turut.
Anthony “Shotzzy” Cuevas-Castro dari OpTic juga dinobatkan sebagai MVP EWC, menjadikannya pemain yang meraih penghargaan ini secara berturut-turut. Ini menambah koleksi prestasi dari salah satu pemain paling berpengalaman dalam roster OpTic Gaming.
Kuaishou Gaming Juara di Honor of Kings
Dalam kompetisi Honor of Kings World Cup (KWC) 2026, Kuaishou Gaming (KSG) berhasil keluar sebagai juara setelah melalui pertandingan panjang melawan AG.AL di Paris Expo Porte de Versailles. Pertandingan Grand Final yang berlangsung selama tujuh game ini menjadi salah satu yang paling mendebarkan dalam sejarah kompetisi.
AG.AL, yang merupakan juara bertahan, mendapatkan dukungan besar dari penonton, namun KSG berhasil menjaga fokus dan meraih kemenangan. Kemenangan ini membuka babak baru bagi tim-tim asal China di panggung internasional Honor of Kings.
M. Zubair Ciptakan Kejutan di TEKKEN 8
Pemain Khawaja “M. Zubair” dari AG.AL menciptakan kejutan besar dengan menjadi juara TEKKEN 8 Esports World Cup 2026. Ia berhasil mengalahkan pemain Korea Selatan, Yoon “LowHigh” Sun-woong, dengan skor telak 5-0 di Grand Final. Pencapaian ini sangat mengejutkan mengingat Zubair harus melewati Last Chance Qualifier (LCQ) untuk mendapatkan tempat di main event.
Zubair menunjukkan performa luar biasa selama turnamen, termasuk mengalahkan Arslan Ash, juara EVO 2026, sebanyak dua kali. Kemenangan dramatis di semifinal ini membawa momentum yang positif baginya, yang kemudian berlanjut dengan kemenangan di Grand Final.
Kesimpulan: Cerita Beragam di EWC 2026
Kemenangan dari ketiga juara ini menunjukkan betapa beragamnya cerita yang ada di Esports World Cup 2026. OpTic Gaming membuktikan konsistensinya, Kuaishou Gaming berhasil merebut gelar Honor of Kings, dan M. Zubair menunjukkan bahwa dengan usaha dan determinasi, siapa pun bisa menjadi juara. EWC 2026 tidak hanya mempertemukan tim-tim terbaik, tetapi juga menciptakan ruang bagi setiap pemain untuk menorehkan sejarah mereka sendiri di panggung global.
Sumber: https://www.esports.id/read/rekap-hasil-ewc-2026-3-juara-lahir-di-pekan-kelima-19253



