Google Messages Segera Hadirkan Fitur Baru RCS yang Menarik
Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, Rich Communication Services (RCS) telah bertransformasi menjadi solusi unggulan untuk meningkatkan pengalaman pesan di perangkat Android. Meskipun perjalanan menuju kesatuan pengalaman pesan ini memakan waktu, kini kita semakin dekat dengan realisasi itu. RCS memungkinkan pertukaran pesan yang lebih konsisten dan dapat diandalkan antara berbagai perangkat dan platform tanpa perlu bergantung pada aplikasi pihak ketiga seperti Telegram atau WhatsApp. Dengan peluncuran RCS 4.0 yang baru-baru ini diumumkan, Google Messages berpotensi menjadi aplikasi pesan yang lebih kuat.
Dukungan Panggilan Video yang Terintegrasi
Salah satu fitur yang paling ditunggu dari standar RCS 4.0 adalah dukungan untuk panggilan video. Dengan adanya fitur ini, aplikasi yang mengadopsi spesifikasi RCS tidak hanya dapat melakukan obrolan lintas perangkat dan platform, tetapi juga memulai dan mengelola panggilan video secara langsung. Alih-alih mengandalkan aplikasi lain seperti Google Meet atau Video over LTE untuk melakukan panggilan video, Google Messages akan memiliki kemampuan ini secara langsung di dalam aplikasinya. Ini tentu akan mengurangi kerumitan, terutama ketika berkomunikasi dengan orang-orang yang menggunakan perangkat atau aplikasi yang berbeda.
Pengalaman pribadi penulis mengingatkan pada saat melakukan panggilan dengan pusat layanan Samsung terkait TV yang rusak. Prosesnya rumit, memerlukan izin dan tidak selalu berjalan mulus. Dengan adopsinya RCS 4.0, diharapkan masalah seperti ini dapat diatasi, sehingga perusahaan dapat melakukan panggilan video secara langsung tanpa harus menggunakan layanan pihak ketiga yang kurang memadai.
Peningkatan Kualitas Berbagi Media
Pindah dari MMS ke RCS telah mengurangi banyak masalah yang terkait dengan berbagi gambar dan video berkualitas rendah. Meskipun Google Messages telah melakukan pekerjaan yang baik dalam hal ini, masih ada beberapa kekurangan, terutama ketika orang menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dengan RCS 4.0, kedua perangkat dalam obrolan akan melakukan "handshake" sebelum mengirim file untuk memastikan codec yang tepat digunakan. Ini berarti pengiriman foto dan video berkualitas tinggi akan lebih optimal, tanpa mengalami kompresi yang merugikan.
Dengan demikian, pesan audio juga akan mendapatkan manfaat berkat adanya roadmap dan codec yang distandarisasi. Pesan suara dari Google Messages diharapkan akan memiliki kualitas suara yang sama baiknya di iMessage maupun di antara pengguna Google Messages lainnya.
Dukungan Format Teks yang Lebih Baik
Salah satu hal yang mengejutkan adalah bahwa RCS Universal Standard masih belum mendukung format teks yang kaya. Sebagian besar aplikasi pesan populer seperti WhatsApp, Slack, dan Discord telah menerapkan fitur ini, sehingga pengguna dapat menebalkan atau memiringkan kata-kata dengan mudah. Dengan RCS 4.0, diharapkan Google Messages akan mengikuti jejak ini. Jika ada format yang diterapkan dan pesan harus jatuh kembali ke SMS, penerima tidak akan mendapatkan karakter aneh, melainkan teks asli yang tetap terbaca.
Kemampuan ini juga akan membantu menjembatani kesenjangan format dengan iMessage ketika Apple mengadopsi RCS 4.0. Saat ini, efek teks yang ada di iMessage tidak dapat ditransfer ke Google Messages, namun dukungan format teks yang kaya akan menyatukan gaya dasar antara kedua platform.
Kapan Kita Dapat Menikmati Fitur Baru Ini?
Masih ada beberapa fitur lainnya dalam RCS 4.0, terutama yang berkaitan dengan mitra bisnis dan komunikasi mereka. Namun, bagi pengguna sehari-hari, tiga fitur di atas akan menjadi yang paling penting. Kini kita hanya perlu menunggu Google dan Apple untuk segera mengimplementasikan standar ini agar semua pengguna dapat merasakan manfaatnya. Dengan semua peningkatan ini, Google Messages diharapkan dapat menjadi pilihan utama untuk komunikasi yang lebih efisien dan menyenangkan di masa depan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/cant-wait-for-google-messages-to-get-3-big-new-rcs-features-3652261/

