Advertisement
Beranda › Google Umumkan Transisi Aplikasi Wear OS ke Versi 64-Bit Mulai 2026

Google Umumkan Transisi Aplikasi Wear OS ke Versi 64-Bit Mulai 2026

4/2/2026

Google Melangkah ke Era 64-bit untuk Wear OS

Google kembali menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Dalam sebuah pengumuman terbaru, perusahaan raksasa teknologi ini mengumumkan bahwa mulai 15 September 2026, semua aplikasi baru serta pembaruan aplikasi yang diunggah ke Play Store untuk Wear OS harus memiliki versi 64-bit. Langkah ini sejalan dengan kebijakan yang sudah diterapkan untuk Android TV dan Google TV, yang juga mewajibkan versi 64-bit untuk aplikasinya mulai bulan Agustus 2026.

Perubahan yang Diterapkan oleh Google

Google menjelaskan bahwa mereka akan mulai memblokir aplikasi yang tidak memenuhi syarat setelah batas waktu tersebut. Namun, mereka juga menegaskan bahwa dukungan untuk aplikasi 32-bit tidak akan dihapus. Hal ini berarti bahwa Google Play akan tetap menyediakan aplikasi untuk perangkat yang masih menggunakan versi 32-bit, yang banyak terdapat pada jam tangan pintar saat ini. Ini adalah kabar baik bagi pengguna yang masih bergantung pada perangkat lebih lama.

Perkembangan Para Pengembang Aplikasi

Kabar lain yang disampaikan Google adalah bahwa sebagian besar pengembang Wear OS sudah mulai mengimplementasikan versi 64-bit dari aplikasi mereka. Meskipun demikian, terdapat beberapa aplikasi yang mungkin tidak lagi aktif atau ditinggalkan oleh pengembangnya, sehingga diharapkan mereka akan memberikan pembaruan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Sejarah menunjukkan bahwa penerapan versi aplikasi 64-bit biasanya akan mengarah pada masa depan yang sepenuhnya 64-bit. Sebagai contoh, Google telah mewajibkan versi 64-bit untuk Android sejak 2019, dan Android 14 akan sepenuhnya beralih ke arsitektur 64-bit pada tahun 2024.

Keuntungan dari Arsitektur 64-bit

Pindah ke arsitektur 64-bit bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga membawa berbagai keuntungan. Google mengklaim bahwa arsitektur ini dapat memberikan peningkatan performa serta pengalaman pengguna yang lebih cepat dan kaya. Selain itu, beralih ke 64-bit juga dapat meningkatkan aspek keamanan, karena fitur-fitur seperti memory tagging extensions memerlukan platform 64-bit. Para produsen chip juga diuntungkan, karena mereka dapat memanfaatkan area silikon yang sebelumnya dialokasikan untuk operasi 32-bit.

Satu hal menarik tentang arsitektur 64-bit adalah kemampuannya untuk mendukung lebih dari 4GB RAM. Meskipun jumlah RAM sebesar itu mungkin terasa berlebihan untuk perangkat jam tangan, kehadiran chip seperti Snapdragon Wear Elite yang menawarkan kecerdasan buatan lokal membuat hal ini menjadi lebih relevan. Dengan demikian, pengguna dapat berharap untuk mendapatkan performa yang lebih baik dan fitur yang lebih canggih di perangkat Wear OS mereka di masa depan.

Secara keseluruhan, langkah Google untuk mengharuskan aplikasi Wear OS memiliki versi 64-bit adalah tanda jelas bahwa perusahaan ini siap menghadapi masa depan teknologi yang lebih maju. Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, baik bagi pengembang maupun pengguna, transisi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem Wear OS dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi semua penggunanya.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-64-bit-wear-os-apps-3654251/

Baca Juga

AI
Advertisement