Beranda › Google Luncurkan Alat Estimasi Lemak Tubuh Berbasis Kamera

Google Luncurkan Alat Estimasi Lemak Tubuh Berbasis Kamera

8/20/2026
Google Luncurkan Alat Estimasi Lemak Tubuh Berbasis Kamera

Dalam era di mana masalah berat badan semakin meningkat, Google telah menciptakan inovasi menarik yang dapat membantu mengatasi tantangan ini. Dengan alat bernama PhotoScan, Google Research berusaha memberikan cara yang lebih sederhana untuk memperkirakan komposisi tubuh kita menggunakan kamera ponsel.

Masalah Berat Badan di Masyarakat

Menurut data dari NIH, hampir 73,1% orang dewasa di Amerika mengalami masalah berat badan, baik itu kelebihan berat badan maupun obesitas. Memahami komposisi tubuh kita lebih dari sekadar angka pada timbangan. Banyak metode akurat untuk menilai lemak tubuh melibatkan analisis kompleks seperti sinar X, yang bisa jadi sulit diakses oleh banyak orang.

Apa Itu PhotoScan?

PhotoScan adalah sistem yang dikembangkan oleh Google Research untuk memperkirakan komposisi tubuh dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang menganalisis serangkaian gambar 2D dari tubuh kita. Dalam pengembangan alat ini, Google memanfaatkan data dari pemindaian sinar X aktual, yang dikenal dengan teknik dual-energy X-ray absorptiometry (DXA). Teknik ini mengukur tingkat lemak tubuh secara keseluruhan serta rasio antara lemak di bagian tubuh yang berbeda.

Keakuratan yang Mengagumkan

Setelah menggabungkan data tubuh dari pemindaian MRI dan menyesuaikannya dengan foto-foto yang diambil dengan kamera ponsel, tim Google berhasil menciptakan model yang mampu memperkirakan lemak tubuh dengan akurasi lebih tinggi dibandingkan alat seperti sensor bioelectrical impedance analysis (BIA) yang umum digunakan pada perangkat wearable. Model ini juga menunjukkan kemampuan tinggi dalam memperkirakan rasio A/G dan V/S, yang tidak dapat dilakukan oleh sensor BIA.

Potensi untuk Kesehatan yang Lebih Baik

Lebih dari sekadar memberikan wawasan tentang komposisi tubuh, Google Research juga ingin mengetahui bagaimana hasil dari PhotoScan dapat memprediksi kondisi kesehatan seperti resistensi insulin. Ini sejalan dengan fokus Google saat ini, termasuk fitur yang akan datang di Pixel Watch yang berkaitan dengan tren resistensi insulin.

Meskipun penelitian ini menjanjikan, tantangan berikutnya adalah meyakinkan pengguna untuk berbagi foto-foto tubuh mereka yang mungkin tidak selalu memuaskan. Bahkan dengan kebijakan privasi yang ketat, ini bisa menjadi permintaan yang besar. Selain itu, setelah mendapatkan data tersebut, bagaimana cara mendorong pengguna untuk melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup yang diperlukan?

Ini adalah tantangan yang lebih besar, tetapi harapannya, alat seperti PhotoScan dapat membantu memudahkan kita untuk mulai menghadapinya. Saat ini, Google belum mengumumkan rencana untuk mengubah PhotoScan menjadi produk komersial, tetapi banyak yang berharap teknologi ini akan muncul sebagai bagian dari penawaran kesehatan Google di masa depan.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-research-photoscan-body-composition-3700687/

Baca Juga

Iklan