Advertisement
Beranda › iPadOS 26: Tantangan Multitasking yang Membuat Pengguna Beralih ke Android

iPadOS 26: Tantangan Multitasking yang Membuat Pengguna Beralih ke Android

4/12/2026

iPadOS 26: Apakah Multitasking-nya Memuaskan?

Ketika membicarakan tentang tablet, seringkali kita mendengar pendapat bahwa iPad adalah perangkat yang lebih baik untuk produktivitas dibandingkan tablet Android. Namun, pengalaman pribadi saya sebagai pengguna iPad Pro 2020 dan Galaxy Tab S10 Plus justru menggambarkan sebaliknya. Setelah menggunakan iPad selama lima tahun, saya merasa frustrasi dengan iPadOS 26 yang baru dirilis, hingga akhirnya saya memilih untuk beralih ke tablet Android.

Perbandingan Pengalaman Multitasking

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk dicatat bahwa perbandingan ini lebih berfokus pada desain perangkat lunak daripada spesifikasi perangkat keras. Ketika iPadOS 26 diperkenalkan, fitur multitasking pada iPad mengalami perubahan signifikan. Sebelumnya, pengguna dapat dengan mudah membagi layar untuk menggunakan dua aplikasi sekaligus. Namun, dengan hadirnya Stage Manager, meskipun menawarkan lebih banyak kebebasan, pengalaman pengguna justru menjadi lebih rumit.

iPadOS 26 seharusnya memperbaiki batasan-batasan tersebut, namun cara perubahannya justru mengubah semua hal baik yang sebelumnya ada. Kini, untuk membuka aplikasi dalam mode split-screen, pengguna harus menyeret satu aplikasi ke sisi layar dan mengulangi proses yang sama untuk aplikasi kedua. Hal ini jelas memperlambat alur kerja dan mengganggu pengalaman multitasking yang seharusnya efisien.

Antarmuka yang Menyulitkan

Salah satu masalah utama dengan antarmuka baru adalah ukuran elemen UI yang sangat kecil. Mengklik tombol-tombol di menu bar atau tombol "traffic light" menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan perangkat lebih besar. Pengguna iPad Mini mungkin akan merasakan frustrasi lebih, karena harus lebih berhati-hati dalam memilih opsi yang diinginkan, yang tentu saja mengganggu produktivitas.

Selain itu, fitur Slideover pun mengalami penurunan signifikan. Di versi sebelumnya, pengguna dapat membuka beberapa aplikasi Slideover sekaligus dan dengan mudah beralih di antara aplikasi tersebut. Namun, di iPadOS 26, hanya satu aplikasi Slideover yang diperbolehkan, dan penambahan aplikasi lain akan mengembalikan aplikasi sebelumnya ke pengalih aplikasi. Walaupun ada kemampuan untuk mengubah ukuran aplikasi Slideover, keterbatasan ini tetap menjadi penghalang bagi pengguna.

Perbandingan dengan Tablet Samsung

Di sisi lain, pengalaman menggunakan Samsung Galaxy Tab S10 Plus dengan One UI 8 menunjukkan perbedaan yang mencolok. Fitur multitasking dan split-screen pada tablet Samsung selalu mudah digunakan. One UI 8 bahkan memperbaiki mode DeX, yang sebelumnya terasa terpisah dari pengalaman Android biasa. Kini, pengguna dapat dengan mudah beralih ke mode DeX tanpa perlu menunggu booting, cukup dengan menggeser ke layar overview dan menekan tombol desktop.

Mode DeX pada Samsung juga memungkinkan pengguna untuk memiliki beberapa desktop yang dapat diakses dengan cepat, tanpa mengganggu operasi normal tablet. Hal ini sangat berguna bagi pengguna yang tidak ingin menghabiskan waktu belajar fitur baru atau merasa bingung dengan perubahan antarmuka.

Pilih Mana: iPad atau Tablet Android?

Tentu saja, tidak ada yang sempurna. Meskipun Samsung juga memiliki beberapa kendala dalam fitur multitasking, pengalaman menggunakan Galaxy Tab S10 Plus jauh lebih mulus dibandingkan dengan iPad yang mengalami banyak perubahan yang membingungkan. Sebagai pengguna yang sering menggunakan multitasking untuk penelitian dan pekerjaan, saya lebih memilih pendekatan Samsung yang lebih intuitif dan tidak memerlukan penyesuaian besar dari pengguna.

Jadi, jika Anda sedang mempertimbangkan antara iPad dan tablet Android, pertimbangkan pengalaman pengguna dan kemudahan penggunaan dari masing-masing sistem. iPadOS 26 mungkin tidak memenuhi harapan banyak pengguna, sementara One UI 8 menawarkan pengalaman yang lebih ramah dan mudah diakses.

Sumber: https://www.androidauthority.com/ipados-multitasking-sucks-prefer-android-3654697/

Baca Juga

Advertisement