Beranda › Kenaikan Harga RAM DDR4 Mencapai 50 Persen di 2026

Kenaikan Harga RAM DDR4 Mencapai 50 Persen di 2026

7/12/2026
Kenaikan Harga RAM DDR4 Mencapai 50 Persen di 2026

Kenaikan harga RAM DDR4 kini menjadi sorotan utama di kalangan pengguna gadget dan industri teknologi. Menurut informasi terbaru dari DigiTimes, harga modul DDR4 8 GB diprediksi akan melonjak lebih dari 50 persen pada kuartal III-2026 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal ini menandakan adanya kelangkaan yang serius dalam pasokan chip memori.

Kelangkaan Chip Memori dan Dampaknya

Kelangkaan chip memori yang awalnya terjadi pada segmen premium seperti DDR5 kini merembet ke generasi lebih lama seperti DDR4 dan DDR3. Para analis sebelumnya memperkirakan kenaikan harga hanya sekitar 10-20 persen, namun realitas di lapangan menunjukkan angka yang jauh lebih besar.

Penyebab Kenaikan Harga RAM DDR4

Salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan harga ini adalah perubahan strategi dari produsen chip memori terbesar dunia, seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron. Ketiga perusahaan ini mulai mengalihkan fokus produksi mereka kepada memori dengan margin keuntungan yang lebih tinggi, seperti High Bandwidth Memory (HBM) untuk GPU AI Nvidia dan DDR5 untuk server.

Produksi DDR4 dan DDR3 Menurun

Akibat dari perubahan fokus ini, produksi DDR4 dan DDR3 mengalami penurunan signifikan. Saat ini, hanya dua perusahaan asal Taiwan, Nanya Technology dan Winbond, yang masih berproduksi DDR4 dan DDR3, meskipun kapasitas produksinya masih jauh dari memenuhi permintaan pasar. Hal ini semakin memperburuk situasi kelangkaan.

Permintaan Terus Meningkat

Permintaan untuk DDR4 tetap tinggi, terutama dari data center yang masih menggunakan server generasi lama. Selain itu, banyak SSD kelas enterprise yang menggunakan DRAM cache berbasis DDR4 untuk meningkatkan performa. Dengan kesenjangan antara pasokan dan permintaan yang terus melebar, lonjakan harga ini menjadi tak terhindarkan.

Sebagai tambahan, ada kondisi yang cukup mencolok di pasar saat ini, dimana harga DDR3 malah melampaui harga DDR5 jika dihitung berdasarkan kapasitas. Pada awal Juli 2026, harga chip DDR3 4 Gb mencapai sekitar 3,19 dollar AS per gigabit, sementara DDR5 16 Gb berada di kisaran 2,94 dollar AS per gigabit.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi, baik dari sisi produksi maupun permintaan, jelas bahwa situasi ini perlu diwaspadai oleh para pengguna dan pelaku industri. Kenaikan harga yang signifikan ini mungkin akan terus berlangsung hingga ada perubahan yang berarti dalam pasokan chip memori.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/12/19000097/ram-ddr4-makin-langka-harganya-naik-lebih-dari-50-persen

Baca Juga

Iklan