Di dunia permainan MOBA, ada momen-momen tertentu yang dapat membuat pemain merasa frustrasi. Sebuah pertarungan yang seharusnya dimenangkan dapat berakhir dengan kekalahan hanya karena lawan berhasil melarikan diri dengan sedikit HP tersisa. Untuk mengatasi masalah ini, pengembang game memperkenalkan mekanik yang dikenal sebagai efek execute.
Apa Itu Efek Execute?
Efek execute bukanlah sekadar memberikan tambahan damage, tetapi langsung menghilangkan nyawa lawan ketika HP mereka berada di bawah ambang tertentu. Meskipun terdengar adil, mekanisme ini sering memicu perdebatan karena dapat mempercepat snowballing dalam permainan.
Item Execute Populer di MOBA
Di industri game kompetitif, terdapat dua item execute yang paling dikenal:
- The Collector (League of Legends): Item ini memberikan statistik serangan fisik dan peluang tembakan fatal. Pasifnya akan mengeliminasi musuh ketika HP mereka di bawah 5% dari maksimum dan memberikan bonus 25 gold.
- Sky Piercer (Mobile Legends: Bang Bang): Dengan harga 1.500 gold, item ini mengeksekusi lawan saat HP mereka di bawah 4%. Uniknya, sistem stack item ini meningkatkan ambang batas execute hingga 80 stack dengan setiap eliminasi, namun stack akan berkurang jika pemain tereliminasi.
Dampak Item Execute pada Permainan
Penggunaan item execute seperti The Collector dan Sky Piercer menciptakan dua konsep snowball yang berbeda:
- The Collector: Menggunakan sistem economic snowball, di mana setiap eliminasi memberikan tambahan dana untuk membeli item berikutnya. Siklusnya adalah: Kill → bonus gold → item lebih cepat selesai → damage meningkat → kill berikutnya lebih mudah.
- Sky Piercer: Menciptakan power snowball lebih agresif dengan menambah daya rusak melalui positive feedback loop. Siklusnya adalah: Kill → threshold execute meningkat → lawan lebih mudah dieksekusi → kill bertambah → threshold kembali meningkat.
Kritik Terhadap Mekanik Execute
Banyak pemain menganggap mekanik execute ini tidak adil karena menguntungkan pemain yang sudah menguasai permainan. Sementara itu, pemain yang tertinggal kesulitan memanfaatkan potensi item ini untuk membalikkan keadaan. Meskipun demikian, pengembang tetap mempertahankan mekanik ini untuk membuat tempo pertandingan lebih cepat dan dinamis. Eliminasi instan juga memberikan kepuasan psikologis bagi pemain yang berhasil mengeksekusi lawan.
Secara keseluruhan, item execute bukanlah desain fitur yang buruk jika penyesuaian (balance) dilakukan dengan ketat. Namun, jika setiap eliminasi mempercepat pertumbuhan ekonomi atau memperkuat item itu sendiri, maka fungsi utamanya bisa bergeser menjadi mesin pengunci kemenangan daripada sekadar alat penyelesai pertarungan.
Sumber: https://www.esports.id/read/item-execute-di-moba-ketika-finisher-berubah-menjadi-mesin-snowball-19058



