Advertisement
Beranda › Mengungkap Sumber Stres di Tempat Kerja Menggunakan Data WHOOP

Mengungkap Sumber Stres di Tempat Kerja Menggunakan Data WHOOP

6/11/2026

Menemukan Sumber Stres di Tempat Kerja Melalui Data WHOOP

Setiap tempat kerja pasti memiliki karakteristik unik yang menciptakan dinamika di antara rekan-rekan kerja. Namun, tak jarang ada individu yang dapat memicu tingkat stres yang lebih tinggi bagi orang lain. Baru-baru ini, seorang pengguna WHOOP bernama Pankaj Tanwar mencoba mengungkap siapa saja rekan kerjanya yang menjadi sumber stres utama dengan memanfaatkan data wearable yang ia miliki.

Menciptakan Papan Peringkat Stres

Pankaj Tanwar mengembangkan sebuah sistem yang menghubungkan data dari pelacak kebugaran WHOOP dengan kalender kerjanya. Dengan cara ini, ia mampu mengidentifikasi rekan-rekannya yang paling berkaitan dengan peningkatan detak jantungnya. Eksperimen ini menghasilkan sebuah "papan peringkat stres" pribadi yang menilai seberapa besar stres yang ditimbulkan oleh masing-masing rekan saat rapat.

Dalam sebuah unggahan di platform X, Pankaj membagikan tangkapan layar dari papan peringkat tersebut sambil menjaga identitas rekan-rekannya tetap anonim. Dashboard ini merinci setiap rapat dengan menggunakan metrik seperti peningkatan detak jantung, skor stres, dan dampak kumulatif dari waktu ke waktu.

Bagaimana Sistem Ini Bekerja?

Proyek ini didukung oleh model Fable terbaru dari Claude dan beberapa kode kustom dari Pankaj. Untuk menjalankan sistem ini, ia melakukan reverse-engineering pada bagian dari sistem WHOOP untuk mengakses data detak jantung per menit, yang biasanya tidak tersedia untuk pengguna. Ia kemudian mencocokkan pembacaan detak jantung tersebut dengan acara di kalender dan daftar peserta untuk menentukan rapat mana yang sering berhubungan dengan peningkatan detak jantung yang signifikan.

Papan peringkat ini tidak hanya menyoroti potensi penyebab stres. Beberapa rekan kerja tampak netral, sementara yang lain dikaitkan dengan pembacaan yang lebih tenang, sehingga mereka memiliki reputasi sebagai pengurang stres di kantor. Data biometrik sederhana ini berhasil memberikan gambaran menarik tentang dinamika tempat kerja.

Memahami Variabel Lain yang Mempengaruhi Stres

Namun, perlu diingat bahwa ada banyak variabel yang dapat memengaruhi detak jantung, di luar pengaruh rekan kerja tertentu. Sebuah langkah cepat menuju ruang rapat, naik tangga, secangkir kopi tambahan, atau bahkan camilan manis bisa semuanya menyebabkan peningkatan pembacaan. Banyak pengamat mencatat bahwa data fisiologis tanpa konteks dapat memberikan gambaran yang tidak lengkap.

Inovasi di Balik Data Wearable dan AI

Walaupun papan peringkat ini mungkin tidak bisa dianggap sebagai ukuran stres di tempat kerja yang ilmiah, eksperimen ini menunjukkan cara kreatif dalam memanfaatkan data wearable, keterampilan pengkodean, dan teknologi AI. Seringkali, percakapan mengenai AI terfokus pada produktivitas atau gangguan pekerjaan, tetapi proyek seperti ini menunjukkan sisi lain dari teknologi tersebut: membantu orang menemukan pola dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin terlewatkan.

Jadi, meskipun mungkin tidak bijak untuk menilai rekan kerja hanya berdasarkan grafik detak jantung, eksperimen ini adalah salah satu penggunaan paling inovatif dari data wearable dan AI yang pernah ada. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan sedikit berisiko, Pankaj Tanwar berhasil menciptakan sebuah alat yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga berguna untuk memahami dinamika di tempat kerja.

Sumber: https://www.androidauthority.com/claude-fable-whoop-heart-rate-data-3676734/

Baca Juga

Advertisement