Microsoft Luncurkan Chip Majorana 2: Langkah Menuju Komputer Kuantum yang Praktis
Pada Rabu, 3 Juni 2026, Microsoft resmi mengumumkan peluncuran chip komputasi kuantum terbarunya, Majorana 2. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pengembang tahunan Microsoft Build. Majorana 2 adalah generasi penerus dari chip Majorana 1 yang dirilis pada Februari 2025 lalu, dan dirancang untuk mempercepat pengembangan komputer kuantum yang lebih praktis.
Desain dan Inovasi Majorana 2
Chip Majorana 2 memiliki desain yang diperbarui untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas. Menurut Chetan Nayak, seorang technical fellow dan corporate VP di Microsoft Quantum Hardware, chip ini menggantikan superkonduktor aluminium yang digunakan pada Majorana 1 dengan material timbal. Selain itu, Majorana 2 juga menggunakan kombinasi indium arsenide dan indium arsenide antimonide sebagai pengganti wilayah semikonduktor aktif.
Perubahan material ini tidak hanya memberikan peningkatan kinerja yang signifikan, tetapi juga membantu melindungi qubit dari berbagai gangguan lingkungan. Qubit, yang merupakan unit dasar informasi dalam komputasi kuantum, sangat rentan terhadap gangguan seperti radiasi kosmik. Dengan desain baru ini, qubit pada Majorana 2 memiliki keandalan hingga 1.000 kali lebih baik dibandingkan pendahulunya.
Stabilitas yang Meningkat Pesat
Salah satu pencapaian penting dari Majorana 2 adalah peningkatan stabilitas qubit yang luar biasa. Masa pakai rata-rata qubit pada chip ini mencapai 20 detik, dan beberapa di antaranya bahkan dapat bertahan hingga satu menit. Microsoft mengibaratkan peningkatan kinerja ini seperti perbedaan antara ponsel yang perlu diisi daya setiap hari dengan ponsel yang hanya perlu diisi daya setiap beberapa tahun sekali.
Dengan stabilitas yang lebih baik, Microsoft optimis bahwa mereka dapat mempercepat pengembangan komputer kuantum yang dapat digunakan secara praktis. Target mereka adalah memiliki mesin kuantum yang mampu menyelesaikan masalah-masalah yang bernilai komersial pada tahun 2029. "Kami akan memiliki mesin kuantum pada 2029 yang dapat menangani masalah-masalah yang relevan dan bernilai," ujar Zulfi Alam, Corporate Vice President Microsoft Quantum.
Menuju Komputer Kuantum Toleran Kesalahan
Keberhasilan dalam pengembangan Majorana 2 diharapkan menjadi langkah penting menuju penciptaan komputer kuantum toleran kesalahan (fault-tolerant quantum computer). Komputer jenis ini dirancang untuk mampu menyelesaikan berbagai persoalan kompleks di berbagai bidang, termasuk sains, kesehatan, dan industri. Dengan kemampuan ini, Microsoft berharap dapat membuka jalan bagi aplikasi komputasi kuantum yang lebih luas dan praktis.
Platform AI Discovery untuk Penelitian dan Pengembangan
Selain pengumuman chip Majorana 2, Microsoft juga memperkenalkan platform AI Discovery yang digunakan dalam pengembangan chip tersebut. Platform ini dirancang untuk membantu peneliti dan insinyur dalam membuat alur kerja berbasis AI di bidang sains dan rekayasa. AI Discovery akan segera tersedia untuk umum, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses penemuan material dan desain teknologi baru.
Dengan langkah-langkah inovatif ini, Microsoft menunjukkan komitmennya untuk memimpin dalam pengembangan teknologi kuantum dan AI, serta berkontribusi pada kemajuan dalam berbagai bidang. Pencapaian ini menegaskan posisi Microsoft sebagai salah satu pelopor dalam dunia teknologi masa depan.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/06/03/17070087/microsoft-umumkan-chip-majorana-2-komputer-kuantum-jadi-makin-dekat




