Beranda › Pasar Smartphone Global Turun, Samsung dan Apple Justru Tumbuh

Pasar Smartphone Global Turun, Samsung dan Apple Justru Tumbuh

8/1/2026
Pasar Smartphone Global Turun, Samsung dan Apple Justru Tumbuh

Pada kuartal II tahun 2026, pasar smartphone global mengalami penurunan yang signifikan. Menurut laporan dari Omdia, pengiriman smartphone di seluruh dunia turun sebesar 6% dibandingkan tahun lalu, mencapai 272 juta unit. Penurunan ini disebabkan oleh kenaikan biaya memori dan komponen lainnya yang berdampak pada produksi.

Performa Samsung dan Apple di Tengah Penurunan Pasar

Meski pasar secara keseluruhan mengalami penurunan, dua raksasa teknologi, Samsung dan Apple, justru mencatatkan pertumbuhan yang mencolok. Keduanya kini menguasai posisi teratas di pasar smartphone dengan pangsa pasar gabungan mencapai 42%.

Samsung mempertahankan posisinya sebagai vendor smartphone terbesar di dunia, mengirimkan 60,5 juta unit, meningkat 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini membuat Samsung menguasai 22% pangsa pasar global.

Faktor Penyebab Pertumbuhan Samsung

Salah satu faktor yang membantu Samsung bertahan di tengah krisis ini adalah integrasi bisnis memori. Samsung mampu mengatasi kekurangan komponen dengan lebih baik dibandingkan pesaing lainnya. Peluncuran seri Galaxy S26 yang tertunda juga berkontribusi pada peningkatan permintaan perangkat premium di kuartal kedua.

Di sisi lain, Apple juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan pengiriman 55,1 juta unit, melonjak 23% secara tahunan. Hal ini menjadikan kuartal II sebagai pencapaian terbaik sepanjang sejarah perusahaan, dengan pangsa pasar mencapai 20%.

Penyesuaian Strategi dan Dampaknya

Dampak dari kenaikan biaya memori telah memaksa produsen smartphone untuk meninjau kembali harga dan strategi distribusi mereka. Banyak vendor yang kini lebih fokus pada margin keuntungan dan harga jual rata-rata (ASP) daripada sekadar mengejar volume penjualan. Hal ini menciptakan perubahan jangka panjang dalam cara para vendor bersaing di pasar.

Menurut Omdia, kondisi ini juga membuat pasar smartphone semakin terpolarisasi. Vendor yang memiliki skala produksi besar dan kekuatan rantai pasok yang baik akan lebih mampu bertahan. Sedangkan, beberapa vendor dari China, seperti Xiaomi dan Oppo, mengalami penurunan pengiriman yang signifikan.

Prediksi Pasar Smartphone ke Depan

Omdia memprediksi bahwa tekanan biaya komponen akan terus membayangi pasar hingga akhir tahun 2026. Penurunan pengiriman mungkin melambat, tetapi pemulihan volume secara keseluruhan diperkirakan tidak akan terjadi hingga biaya komponen turun. Vendor diharapkan akan lebih disiplin dalam mengelola stok dan memangkas produk yang tidak menguntungkan.

Dengan adanya dorongan musiman dari peluncuran flagship dan promosi, pengiriman smartphone diperkirakan akan terus menurun dalam dua kuartal ke depan. Situasi ini menandakan transisi besar dalam industri smartphone, di mana profitabilitas menjadi prioritas utama.

Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8598025/pasar-hp-dunia-turun-6-samsung-dan-apple-malah-melesat

Baca Juga

Advertisement