Pemadaman Listrik di Server TikTok: FYP Pengguna Terpengaruh
Di akhir pekan lalu, sejumlah pengguna TikTok mengalami situasi yang cukup mengganggu. Halaman For You Page (FYP) mereka dipenuhi dengan video-video yang tidak relevan dengan minat pribadi, termasuk konten viral lama dan unggahan yang sama muncul berulang kali. Padahal, algoritma FYP TikTok dikenal sangat canggih dan mampu menyesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna.
Apa yang Terjadi dengan TikTok?
Seiring keluhan pengguna yang semakin meluas, TikTok mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh gangguan infrastruktur di pusat data mereka di Amerika Serikat. Dalam sebuah pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Twitter @tiktokusdsjz, TikTok menjelaskan bahwa salah satu server mereka mengalami pemadaman listrik.
“Sejak kemarin, kami telah bekerja keras untuk memulihkan layanan setelah terjadi pemadaman listrik di pusat data AS yang berdampak pada TikTok dan aplikasi lain yang kami operasikan,” tulis TikTok dalam pernyataannya.
Dampak dari Pemadaman Listrik
Menurut penjelasan TikTok, pemadaman listrik tersebut menyebabkan apa yang mereka sebut sebagai “cascading systems failure” atau kegagalan sistem berantai. Hal ini menyebabkan berbagai bug muncul di aplikasi, yang berujung pada tampilan nol pada view dan like, serta pendapatan dalam aplikasi yang sempat hilang.
Namun, TikTok menegaskan bahwa masalah ini hanyalah kesalahan tampilan (display error) akibat server yang mengalami timeout. Mereka memastikan bahwa data dan interaksi pengguna tetap aman. “Data dan engagement sebenarnya tetap aman,” ujar pihak TikTok.
Masalah Lain yang Dihadapi Pengguna
Sebelum gangguan ini terjadi, pengguna tidak hanya melaporkan FYP yang aneh, tetapi juga mengalami kesulitan saat login ke akun mereka dan saat mengunggah video. Gangguan ini terjadi tidak lama setelah induk TikTok, ByteDance, menyelesaikan kesepakatan pemisahan bisnis TikTok di AS, yang menambah spekulasi di kalangan pengguna.
Kesepakatan pemisahan ini terkait dengan undang-undang Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act yang disahkan pada 2024. Undang-undang ini mengharuskan ByteDance untuk menjadikan TikTok sebagai perusahaan mandiri di AS atau menjualnya kepada perusahaan non-China, dengan tujuan mengurangi risiko keamanan nasional.
Langkah ke Depan untuk TikTok
Dengan adanya pemisahan bisnis, operasional TikTok di AS akan dikelola oleh entitas baru bernama TikTok USDS Joint Venture. Entitas baru ini melibatkan beberapa investor asal Amerika Serikat, termasuk Oracle dan Silver Lake, sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi tuntutan regulasi pemerintah AS.
Meskipun TikTok sebelumnya menyatakan bahwa algoritma rekomendasi mereka akan tetap dipertahankan, diuji, dan diperbarui di bawah struktur baru, gangguan FYP yang terjadi bersamaan dengan momen restrukturisasi ini membuat banyak pengguna bertanya-tanya apakah ada penyesuaian sistem yang sedang berlangsung.
Menanggapi situasi yang berkembang, TikTok menyatakan bahwa mereka masih terus bekerja sama dengan mitra pusat data untuk menstabilkan layanan dan mengembalikan platform ke kondisi normal. “Kami mohon maaf atas gangguan ini dan berharap dapat segera menyelesaikannya,” tutup pernyataan TikTok.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/01/27/10470067/server-tiktok-mati-listrik-fyp-pengguna-mendadak-jadi-aneh-aneh




