Advertisement
Beranda › Pembaruan Keamanan Android: Melindungi Perangkat Anda dari Pencurian

Pembaruan Keamanan Android: Melindungi Perangkat Anda dari Pencurian

1/28/2026

Pembaruan Keamanan Android: Melindungi Perangkat Anda dari Pencurian

Google baru saja meluncurkan serangkaian fitur perlindungan terhadap pencurian yang dirancang untuk memperkuat keamanan perangkat Android Anda. Setelah pengenalan beberapa fitur ini pada tahun 2024, kini perusahaan teknologi raksasa ini menjadikan langkah-langkah perlindungan lebih canggih dan mudah diakses oleh pengguna. Mari kita lihat lebih dekat fitur-fitur baru yang kini tersedia untuk perangkat Android, terutama bagi pengguna Android 16.

Peningkatan Kunci Layar untuk Mencegah Akses Tidak Sah

Fitur pertama yang patut dicatat adalah adanya peningkatan pada sistem kunci layar. Android 16 kini dilengkapi dengan toggle khusus untuk fitur Kunci Otentikasi Gagal. Setelah diperkenalkan pada Android 15, fitur ini secara otomatis mengunci layar perangkat setelah beberapa kali percobaan otentikasi yang gagal. Dulunya, fitur ini tidak memiliki toggle, namun kini Google memberikan kontrol lebih kepada pengguna. Selain itu, waktu kunci setelah beberapa percobaan membuka kunci yang gagal juga diperpanjang, membuatnya semakin sulit bagi pencuri untuk mengakses perangkat. Namun, Google menjelaskan bahwa tebakan yang identik tidak akan dihitung sebagai percobaan ulang.

Pemeriksaan Identitas yang Lebih Kuat

Selanjutnya, Google menghadirkan fitur Pemeriksaan Identitas yang lebih tangguh untuk perangkat Android 16. Bagi yang belum tahu, fitur ini mengharuskan pengguna untuk memindai biometrik mereka, seperti sidik jari, ketika ingin mengubah pengaturan tertentu di luar tempat yang telah dipercaya. Contohnya, jika Anda ingin mematikan fitur Temukan Hub atau perlindungan pencurian saat berada di luar rumah, Anda perlu memindai sidik jari Anda (jika rumah Anda telah ditandai sebagai tempat tepercaya).

Google mengumumkan bahwa Pemeriksaan Identitas kini akan mendukung semua aplikasi yang menggunakan Android Biometric Prompt, termasuk aplikasi perbankan dan Google Password Manager. Ini merupakan kabar baik, karena berarti aplikasi pihak ketiga Anda akan lebih aman jika perangkat Anda dicuri.

Tantangan Keamanan untuk Kunci Jarak Jauh

Tak hanya itu, Google juga menghadirkan tantangan keamanan opsional untuk alat Kunci Jarak Jauh. Artinya, pengguna harus menjawab pertanyaan keamanan sebelum dapat mengunci perangkat yang hilang atau dicuri dari jarak jauh. Dengan begitu, tidak sembarang orang dapat mengunci ponsel Anda tanpa izin. Fitur ini kini tersedia untuk perangkat yang menjalankan Android 10 atau lebih baru, sehingga Anda tidak perlu memiliki ponsel terbaru untuk bisa memanfaatkan opsi ini.

Penerapan Fitur Keamanan Secara Default di Brasil

Terakhir, Google telah mengonfirmasi bahwa fitur Kunci Jarak Jauh dan Kunci Deteksi Pencurian kini sudah diaktifkan secara otomatis pada perangkat Android baru di Brasil. Ini adalah langkah positif, karena pengguna sehari-hari tidak perlu repot-repot menjelajahi menu untuk mengaktifkan fitur ini, asalkan mereka tahu tentang keberadaan fitur tersebut. Semoga ke depannya, Google dapat menerapkan fitur-fitur ini secara default di lebih banyak pasar.

Dengan berbagai pembaruan ini, Google menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keamanan perangkat Android, memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna dari ancaman pencurian. Dengan fitur-fitur baru yang lebih canggih ini, diharapkan pengguna dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan perangkat mereka.

Sumber: https://www.androidauthority.com/android-theft-protection-upgrades-3635461/

Baca Juga

AI
Advertisement