Beranda › Perang Paten DJI dan Insta360 Memanas di Dunia Kamera Genggam

Perang Paten DJI dan Insta360 Memanas di Dunia Kamera Genggam

6/25/2026
Perang Paten DJI dan Insta360 Memanas di Dunia Kamera Genggam

Perang Paten yang Makin Memanas antara DJI dan Insta360

Persaingan dalam industri kamera semakin memanas, terutama antara dua raksasa, DJI dan Insta360. Kedua perusahaan ini, yang dikenal dengan produk kamera inovatifnya, kini terlibat dalam konflik hukum yang menarik perhatian banyak pihak. Semuanya berawal ketika DJI menggugat Insta360 atas dugaan pelanggaran paten terkait dengan kamera genggam terbarunya, Luna Ultra.

Insta360 Melawan dengan Gugatan Balik

Tak ingin tinggal diam, Insta360 segera melancarkan serangan balik. Perusahaan asal Tiongkok ini mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan dua gugatan baru terhadap DJI di Amerika Serikat. Dalam gugatannya, Insta360 menuduh DJI telah melanggar beberapa paten yang berkaitan dengan teknologi gimbal dan kamera 360 derajat. Ini menunjukkan bahwa pertarungan hukum antar keduanya bukan sekadar saling tuding, melainkan juga melibatkan aspek teknis yang sangat penting bagi masing-masing perusahaan.

  • Teknologi yang dipermasalahkan oleh Insta360 meliputi:
  • Stabilisasi gimbal
  • Kontrol arah gimbal
  • Stabilisasi kamera
  • Tampilan data telemetri (telemetry overlay)
  • Stabilisasi video panorama

Insta360 mengklaim bahwa teknologi tersebut digunakan pada berbagai produk DJI, termasuk di dalamnya seri Osmo Pocket, Ronin/RS, Osmo Mobile, serta kamera terbaru mereka, DJI Osmo 360. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya tuduhan yang dilayangkan oleh Insta360 dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi pasar kamera ke depannya.

Pernyataan Tegas dari Pendiri Insta360

JK Liu, pendiri Insta360, menyatakan bahwa perusahaan lebih memilih untuk membiarkan produk mereka berbicara. Namun, ia menegaskan bahwa mereka tidak takut untuk berhadapan dalam pertempuran hukum jika diperlukan. Liu menambahkan, "Kami berkomitmen penuh melindungi inovasi kami dan akan mengambil langkah tegas untuk mempertahankan hak kekayaan intelektual dari pelanggaran." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Insta360 untuk berdiri teguh dalam menghadapi tantangan yang ada.

Awal Konflik dan Tuduhan DJI

Konflik ini semakin memanas setelah peluncuran Insta360 Luna Ultra pada 10 Juni. Pada hari yang sama, DJI mengajukan dua gugatan di Amerika Serikat, menuduh bahwa Luna Ultra terlalu mirip dengan produk mereka, Osmo Pocket 4P. Dalam dokumen gugatan, DJI menyebutkan beberapa elemen desain yang dianggap mirip, seperti:

  • Bentuk bodi yang memanjang
  • Leher penghubung ke gimbal
  • Modul kamera di bagian atas
  • Layar yang dapat diputar
  • Tata letak tombol dan roda kontrol

DJI tidak hanya menyoroti kesamaan desain fisik, tetapi juga menuduh Insta360 telah melanggar empat paten teknologi yang terkait dengan sistem pelacakan subjek dan kontrol gimbal otomatis. Mereka meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah permanen yang dapat menghentikan penjualan Luna Ultra di Amerika Serikat. Ini menunjukkan betapa seriusnya sengketa yang tengah terjadi dan potensi dampaknya terhadap kedua perusahaan.

Pengaruh Terhadap Pasar Kamera

Konflik paten antara DJI dan Insta360 ini tidak hanya menarik perhatian penggiat teknologi, tetapi juga dapat mempengaruhi konsumen yang sedang mencari produk berkualitas untuk vlogging atau penggunaan sehari-hari. Dengan adanya gugatan ini, potensi inovasi dan perkembangan produk baru dari kedua belah pihak mungkin akan terhambat. Hal ini bisa berdampak pada pasar secara keseluruhan, yang selama ini dikenal dinamis dan penuh dengan inovasi.

Di tengah ketegangan yang terjadi, konsumen juga berharap bahwa kedua perusahaan dapat menemukan jalan tengah tanpa harus berlarut-larut dalam konflik hukum. Sebagai penggemar teknologi, kita tentu ingin melihat inovasi yang lebih baik dan produk-produk berkualitas dari kedua raksasa ini.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/06/25/14050067/perang-paten-makin-memanas-insta360-serang-balik-dji

Baca Juga

Advertisement