Saat ini, industri game mobile premium menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang mengesankan. Setelah sempat mengalami penurunan, jumlah rilis game mobile premium diperkirakan meningkat pesat pada tahun 2025. Menurut riset dari perusahaan analisis data AppMagic, jumlah game yang diluncurkan pada 2025 akan melonjak hingga 77%, dengan sekitar 750 judul baru yang siap meramaikan pasar.
Dominasi Game Premium Orisinil dan Porting
Dalam analisisnya, AppMagic menjelaskan bahwa sektor game mobile premium didominasi oleh game orisinil dan juga hasil porting dari platform gaming lainnya. Meskipun judul-judul yang diadaptasi dari PC atau konsol hanya menyumbang 3% dari total rilis game mobile premium, peningkatannya cukup signifikan. Dari hanya tujuh judul pada tahun 2024, jumlah tersebut meloncat menjadi 23 judul di tahun 2025.
Peran Penting Game Balatro
Salah satu game yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ini adalah Balatro. Game ini berhasil meraih total pendapatan sebesar USD 21,3 juta di platform mobile, dengan lebih dari 3,1 juta unduhan. Kehadiran Balatro berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan game mobile yang diadaptasi, dengan kenaikan mencapai 44,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Balatro juga berhasil mendongkrak angka unduhan hingga 38,3%.
Tren Positif Tanpa Bergantung pada Satu Judul
Meskipun Balatro memberikan dampak besar, tren positif ini tidak sepenuhnya bergantung pada satu judul saja. Game-game lain seperti Slay the Spire, Human Fall Flat, Dead Cells, dan Ultimate Custom Night juga turut menyumbang pendapatan yang signifikan, dengan angka masing-masing mencapai USD 13,1 juta, USD 7,8 juta, USD 6,5 juta, dan USD 5,3 juta. Hal ini menunjukkan bahwa ada banyak judul yang berpotensi mendulang kesuksesan di pasar game mobile premium.
Pergeseran Menuju Game Premium
Marco Bettencourt, CEO dari perusahaan pengembang Redcatpig, menyoroti adanya pergeseran besar dalam industri gaming, yaitu pemindahan game dari PC ke mobile. Ia awalnya skeptis tentang keberhasilan game premium di platform mobile, mengingat dominasi game gratis yang sering kali mengharuskan pemain mengeluarkan uang. Namun, keberhasilan game seperti Planet of Lana membuktikan bahwa game premium juga dapat diterima di pasar mobile.
Abrial Da Costa, CEO Playdigious, memberikan pandangannya mengenai peningkatan permintaan untuk game berkualitas tinggi. Ia percaya bahwa layanan berlangganan seperti Apple Arcade dan Netflix Games telah berkontribusi pada permintaan ini, dengan kurasi editorial yang kuat membantu mengembangkan pasar dan meningkatkan kesadaran konsumen.
Namun, ada kekhawatiran mengenai apakah pertumbuhan ini bersifat sementara. Data dari AppMagic menunjukkan bahwa ada lonjakan serupa pada tahun 2022, tetapi kemudian jumlah rilis menurun drastis. Meskipun begitu, pendapatan dari port game mobile terus menunjukkan tren positif, dengan peningkatan dari USD 7 juta pada tahun 2022 menjadi sekitar USD 15 juta di tahun 2025.
Sumber: https://inet.detik.com/games-news/d-8570993/game-mobile-premium-bangkit-lagi-jumlah-rilis-melonjak-77-pada-2025



