Advertisement
Beranda › Pertumbuhan Pasar Smartphone India 2025: Fokus pada Segmen Premium

Pertumbuhan Pasar Smartphone India 2025: Fokus pada Segmen Premium

2/17/2026

Pasar Smartphone India: Pertumbuhan Modest di 2025

Pasar smartphone di India mengalami perjalanan yang penuh liku di tahun 2025. Setelah awal yang kurang menyenangkan, pasar ini mulai pulih di pertengahan tahun dan mencatatkan pertumbuhan tahunan yang modest sebesar 0,5% pada akhir tahun, menurut laporan terbaru dari IDC. Para produsen berhasil mengirimkan sebanyak 152 juta unit, meski kondisi pasar yang tampak datar, beberapa produsen smartphone berhasil memanfaatkan situasi ini berkat perubahan preferensi konsumen.

Perubahan Preferensi Konsumen Menuju Smartphone Premium

Konsumen di India semakin menunjukkan ketertarikan yang lebih besar terhadap smartphone dengan nilai tinggi, yang menuntut model-model premium dan kaya fitur. Hal ini tercermin dari pertumbuhan nilai tahunan sebesar 9% dan peningkatan harga jual rata-rata, yang naik 4% YoY menjadi sekitar $279. Apple, dalam hal ini, memimpin segmen tersebut dengan pangsa pasar nilai yang solid mencapai 29%. Menariknya, India masih menjadi pasar terbesar keempat bagi Apple setelah Amerika Serikat, China, dan Jepang, dengan pangsa pasar smartphone keseluruhan sebesar 10%, menempatkannya di posisi kelima.

Statistik Pangsa Pasar: Vivo dan Samsung Memimpin

Vivo berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan pangsa pasar sebesar 19,3%, diikuti oleh Samsung dengan 14,1%, dan Oppo yang melengkapi tiga besar dengan 13,3%. Meskipun Realme mencatatkan penurunan pengiriman sebesar 9,5%, mereka tetap kokoh di posisi keempat. Sementara itu, OnePlus, Xiaomi, dan Poco menjadi pemain yang paling buruk kinerjanya, dengan penurunan penjualan masing-masing sebesar 38,8%, 29,3%, dan 24,8% sepanjang tahun 2025.

Segmentasi Pasar: Pemain Utama di Setiap Kategori

Dalam segmen entry-level (di bawah $100), Xiaomi dan Vivo tetap menjadi pemimpin yang tak terbantahkan, memegang lebih dari 40% pangsa pasar. Untuk kategori mass-budget ($100-200), Vivo, Oppo, dan Motorola menjadi pemimpin pasar. Sementara itu, pasar entry-premium ($200-400) didominasi oleh Vivo, Samsung, dan Motorola, sedangkan kategori mid-premium ($400-600) dikuasai oleh Samsung dan Oppo. Di kategori premium yang lebih tinggi ($600-800), Apple menguasai dengan pangsa pasar yang mengesankan mencapai 74%, terutama berkat penjualan kuat dari iPhone 15, 16, dan 17, yang menyumbang lebih dari 65% dari total pengiriman di kategori tersebut.

Hal yang sama berlaku untuk segmen super-premium ($800+), di mana Apple memimpin dengan pangsa 63%, diikuti oleh Samsung yang mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 80%, mencapai pangsa pasar 34%. Patut dicatat bahwa hanya kategori entry-level, mid-premium, premium, dan super-premium yang mencatatkan pertumbuhan di tahun 2025, dengan kategori premium menonjol berkat pertumbuhan tahunan sebesar 37%. Kinerja mid-premium juga patut diperhatikan, dengan ekspansi sebesar 23%.

Perubahan ini mungkin disebabkan oleh peningkatan upah di seluruh negeri, yang mendorong konsumen India untuk beralih ke perangkat yang lebih premium. Meskipun Xiaomi mengalami penurunan, produsen lainnya seperti iQOO, Motorola, dan Nothing justru mencatatkan pertumbuhan tercepat di tahun 2025 di negara tersebut.

Sumber: https://www.gsmarena.com/indian_smartphone_market_remains_flat_in_2025_signals_structural_changes-news-71575.php

Baca Juga

AI
Advertisement