
| Identity Brand | Celkon |
| Identity Model | Celkon A60 |
| Launch Announced | 2013, August. Released 2013, August |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | - |
| Body Weight | - |
| SIM SIM | Dual SIM (Mini-SIM) |
| Display Type | TFT |
| Display Size | 4.5 inches, 55.8 cm | 2 |
| Display Resolution | 480 x 854 pixels, 16:9 ratio (~218 ppi density) |
| Platform OS | Android 4.0.4 (Ice Cream Sandwich) |
| Memory Internal | 512MB 256MB RAM |
| Camera Rear | Single: 3.15 MP |
| Camera Front | Single: VGA |
| Battery | Li-Ion 1400 mAh battery |
| Network Technology | GSM |
| Network 2G bands | GSM 900 / 1800 - SIM 1 & SIM 2 |
| Connectivity Network | GSM |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n | Yes | No |
| Connectivity USB | microUSB 2.0 |
6/30/2026
Celkon A60 adalah smartphone entry-level yang hadir dengan layar 4,5 inci beresolusi 480 x 854 piksel dengan rasio 16:9. Layar TFT ini menawarkan kerapatan sekitar 218 ppi, yang cukup memadai untuk kebutuhan dasar seperti browsing, chatting, dan menonton video dengan tampilan yang jelas dan warna yang cukup hidup untuk kelasnya.
Di sektor performa, Celkon A60 dibekali dengan RAM sebesar 256MB dan memori internal 512MB, yang berjalan pada sistem operasi Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich. Meskipun spesifikasi ini tergolong sederhana, smartphone ini bisa mendukung aktivitas dasar sehari-hari seperti telepon, SMS, dan penggunaan aplikasi ringan. Fitur dual SIM GSM pada perangkat ini juga memungkinkan pengguna untuk mengelola dua nomor sekaligus, sangat praktis bagi yang membutuhkan konektivitas ganda.
Untuk kebutuhan fotografi, Celkon A60 dilengkapi kamera belakang 3.15 MP yang mampu mengabadikan momen dalam kondisi cahaya yang cukup. Sementara itu, kamera depan VGA cocok untuk panggilan video sederhana. Meski bukan untuk fotografi profesional, kamera ini cukup untuk kebutuhan dokumentasi dasar.
Dari segi daya, smartphone ini menggunakan baterai Li-Ion berkapasitas 1400 mAh. Kapasitas ini cukup untuk penggunaan harian yang tidak terlalu berat seperti menelepon, berkirim pesan, dan sesekali browsing. Pengisian daya dilakukan melalui port microUSB 2.0 yang merupakan standar umum saat itu.
Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan smartphone dasar dengan layar cukup besar, dual SIM, dan fungsi komunikasi yang sederhana tanpa kebutuhan performa tinggi atau kamera canggih.