
| Identity Brand | Celkon |
| Identity Model | Celkon A75 |
| Launch Announced | 2013, February. Released 2013, February |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | - |
| Body Weight | - |
| SIM SIM | Dual SIM (Mini-SIM) |
| Display Type | TFT |
| Display Size | 3.5 inches, 36.5 cm | 2 |
| Display Resolution | 320 x 480 pixels, 3:2 ratio (~165 ppi density) |
| Platform OS | Android 2.3.5 (Gingerbread) |
| Camera Rear | Single: 2 MP |
| Battery | Li-Ion 1400 mAh battery |
| Network Technology | GSM |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2 |
| Connectivity Network | GSM |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n | Yes | No |
| Connectivity USB | Proprietary |
6/30/2026
Celkon A75 adalah salah satu ponsel entry-level yang dirilis pada tahun 2013 dengan desain yang sederhana dan fungsi dasar yang cocok untuk pengguna yang membutuhkan perangkat untuk komunikasi sehari-hari. Ponsel ini dibekali layar TFT berukuran 3,5 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel dan rasio 3:2, memberikan tampilan yang cukup nyaman untuk membaca pesan, browsing ringan, dan menjalankan aplikasi dasar.
Dari segi performa, Celkon A75 berjalan pada sistem operasi Android 2.3.5 Gingerbread yang cukup ringan untuk aktivitas dasar seperti telepon, SMS, dan penggunaan aplikasi sederhana. Dengan dukungan jaringan GSM dual SIM, pengguna dapat mengelola dua nomor sekaligus, yang sangat menguntungkan untuk keperluan pribadi dan bisnis tanpa harus membawa dua ponsel.
Untuk kebutuhan fotografi, Celkon A75 dibekali kamera belakang beresolusi 2 MP. Meskipun tidak menawarkan kualitas foto tinggi, kamera ini cukup untuk mengabadikan momen sehari-hari secara sederhana. Sayangnya, ponsel ini tidak dilengkapi kamera depan, sehingga kurang ideal untuk selfie atau panggilan video.
Dari sisi daya tahan, Celkon A75 mengusung baterai Li-Ion berkapasitas 1400 mAh. Kapasitas ini tergolong standar untuk ponsel dengan spesifikasi dan layar kecil seperti ini, sehingga mampu bertahan cukup lama untuk penggunaan dasar tanpa harus sering mengisi ulang baterai. Namun, ponsel ini menggunakan charger dengan konektor proprietary, bukan USB standar, sehingga perlu perhatian khusus jika ingin mengganti kabel atau charger.
Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan ponsel sederhana dengan fungsi dasar untuk komunikasi sehari-hari, terutama yang menginginkan fitur dual SIM dan layar cukup besar untuk aktivitas ringan seperti browsing dan chatting.