
| Identity Brand | Celkon |
| Identity Model | Celkon A77 |
| Launch Announced | 2012, December. Released 2012, December |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 118 x 61 x 13.5 mm (4.65 x 2.40 x 0.53 in) |
| Body Weight | 104 g (3.67 oz) |
| SIM SIM | Dual SIM (Mini-SIM) |
| Display Type | TFT |
| Display Size | 3.5 inches, 38.1 cm | 2 | (~52.9% screen-to-body ratio) |
| Display Resolution | 320 x 420 pixels, 4:3 ratio (~151 ppi density) |
| Platform OS | Android 2.3 (Gingerbread) |
| Camera Rear | Single: 2 MP |
| Camera Front | Single: Yes |
| Battery | Li-Ion 1300 mAh battery |
| Network Technology | GSM |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2 |
| Connectivity Network | GSM |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n | Yes | No |
| Connectivity USB | microUSB 2.0 |
6/30/2026
Celkon A77 adalah ponsel entry-level yang diperkenalkan pada akhir tahun 2012, menawarkan desain ringkas dan bobot ringan yang nyaman digenggam. Dengan dimensi 118 x 61 x 13.5 mm dan berat hanya 104 gram, ponsel ini mudah dibawa kemana saja tanpa terasa berat di tangan atau kantong.
Dari segi layar, Celkon A77 menggunakan panel TFT berukuran 3,5 inci dengan resolusi 320 x 420 piksel dan rasio 4:3. Meskipun resolusinya tergolong kecil dengan kerapatan sekitar 151 ppi, layar ini sudah cukup untuk kebutuhan dasar seperti melihat SMS, telepon, dan menjalankan aplikasi sederhana. Rasio layar ke bodi mencapai 52,9%, memberikan tampilan yang cukup lapang untuk ukuran ponsel kelas pemula.
Performa ponsel ini berjalan di platform Android 2.3 Gingerbread, yang saat itu sudah populer untuk ponsel budget. Seluruh aktivitas dasar dapat dijalankan dengan lancar berkat dukungan dual SIM GSM yang memungkinkan pengguna mengelola dua nomor sekaligus, cocok untuk pengguna yang memerlukan fleksibilitas dalam berkomunikasi.
Untuk urusan fotografi, Celkon A77 dibekali kamera belakang 2 MP yang cukup untuk mengambil foto sederhana dan kebutuhan dokumentasi ringan. Kamera depan tersedia, meskipun spesifikasinya tidak disebutkan secara detail, namun cukup untuk video call dasar. Fitur kamera ini memang tidak dirancang untuk hasil gambar berkualitas tinggi, melainkan lebih ke fungsi praktis sehari-hari.
Dari sisi daya tahan, ponsel ini mengandalkan baterai Li-Ion berkapasitas 1300 mAh yang, meskipun tidak besar, cukup untuk penggunaan standar seperti menelepon, SMS, dan browsing ringan via Wi-Fi. Proses pengisian daya menggunakan port microUSB 2.0 yang sudah menjadi standar umum, memudahkan pengisian baterai menggunakan berbagai charger yang tersedia di pasaran.
Fitur lain yang menarik adalah dukungan dual SIM GSM, memungkinkan pengguna mengatur dua kartu sekaligus tanpa harus berganti-ganti perangkat, serta konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g/n untuk akses internet lebih cepat saat berada di jaringan nirkabel.
Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan ponsel sederhana dengan fungsi dasar, dual SIM, serta layar yang cukup untuk komunikasi sehari-hari tanpa kebutuhan multimedia berat.