
| Identity Brand | Cubot |
| Identity Model | Cubot GT1 |
| Launch Announced | 2024 |
| Launch Status | Available. Released 2024 |
| Body Dimensions | 53.9 x 51.9 x 13.2 mm (2.12 x 2.04 x 0.52 in) |
| Body Weight | 92 g (3.25 oz) |
| Body Build | Zinc alloy frame |
| SIM SIM | No |
| Display Type | TFT LCD |
| Display Size | 1.43 inches |
| Display Resolution | 466 x 466 pixels (~461 ppi density) |
| Platform OS | Proprietary OS |
| Battery | 480 mAh |
| Network Technology | No cellular connectivity |
| Network 2G bands | N/A |
| Network 3G bands | N/A |
| Network 4G bands | N/A |
| Network Speed | No |
| Connectivity Network | No cellular connectivity |
| Connectivity Wireless | No | 5.3, A2DP | GPS (L1+L5) |
| Connectivity USB | No |
7/1/2026
Cubot GT1 adalah smartwatch kompak yang dirancang untuk pengguna yang menginginkan perangkat wearable dengan desain sederhana namun fungsional. Mengusung layar TFT LCD berukuran 1,43 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel, jam tangan pintar ini mampu menampilkan tampilan yang cukup tajam dengan kerapatan ~461 ppi. Ukurannya yang kecil dengan dimensi 53,9 x 51,9 x 13,2 mm dan berat hanya 92 gram membuat Cubot GT1 nyaman dipakai sepanjang hari tanpa terasa berat di pergelangan tangan.
Dari segi performa, Cubot GT1 menggunakan sistem operasi proprietary yang mendukung beragam fitur dasar smartwatch. Meski tidak memiliki konektivitas seluler maupun USB, perangkat ini sudah mendukung koneksi wireless Bluetooth 5.3 dengan fitur A2DP, serta GPS ganda L1+L5 yang membantu pelacakan lokasi lebih akurat saat beraktivitas di luar ruangan.
Untuk baterai, Cubot GT1 dibekali kapasitas 480 mAh yang cukup untuk penggunaan sehari penuh, mengingat layarnya yang kecil dan efisiensi sistem operasinya. Meski tidak disebutkan dukungan pengisian cepat, baterai ini sudah dirancang agar hemat daya sehingga pengguna tidak perlu sering-sering mengisi ulang selama pemakaian normal.
Dari sisi material, bodi Cubot GT1 menggunakan frame dari zinc alloy yang membuatnya terasa kokoh dan tahan lama. Sayangnya, smartwatch ini tidak dilengkapi kamera sehingga fokusnya lebih ke fungsi pelacakan aktivitas, notifikasi, dan pemantauan kesehatan. Ketiadaan jaringan seluler berarti Cubot GT1 lebih cocok dipasangkan dengan smartphone melalui Bluetooth untuk menerima notifikasi dan mengontrol musik lewat fitur A2DP.
Cocok untuk: pengguna yang mencari smartwatch kecil dan ringan dengan fungsi pelacakan aktivitas dasar dan GPS, tanpa kebutuhan koneksi seluler atau kamera. Ideal untuk Anda yang ingin jam tangan pintar untuk mendukung gaya hidup aktif sehari-hari dengan desain simpel dan build quality yang solid.