
| Identity Brand | Ericsson |
| Identity Model | Ericsson R380 |
| Launch Announced | 2000 |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 130 x 50 x 26 mm (5.12 x 1.97 x 1.02 in) |
| Body Weight | 164 g (5.78 oz) |
| SIM SIM | Mini-SIM |
| Display Type | Monochrome resistive touchscreen |
| Display Size | - |
| Display Resolution | Big |
| Battery | Removable NiMH battery |
| Network Technology | GSM |
| Network 2G bands | GSM 900 / 1800 |
| Connectivity Network | GSM |
| Connectivity Wireless | No | Yes |
| Connectivity USB | - |
7/1/2026
Ericsson R380 adalah salah satu ponsel inovatif yang diperkenalkan pada tahun 2000, menandai era awal perangkat dengan layar sentuh. Dengan desain yang cukup kompak berukuran 130 x 50 x 26 mm dan bobot 164 gram, ponsel ini terasa cukup nyaman digenggam meskipun terlihat agak tebal jika dibandingkan dengan standar ponsel masa kini.
Dari segi layar, Ericsson R380 mengusung layar sentuh resistif monokrom yang cukup besar untuk ukuran ponsel pada zamannya. Meskipun belum berwarna, layar ini memberikan kemudahan dalam navigasi dan penggunaan fitur melalui sentuhan, sebuah teknologi yang cukup maju pada awal 2000-an.
Untuk performa, ponsel ini berjalan dengan teknologi GSM pada jaringan 2G (GSM 900/1800), memungkinkan pengguna melakukan panggilan dan mengirim pesan dengan lancar. Namun, Ericsson R380 tidak dilengkapi konektivitas USB maupun fitur wireless modern seperti Wi-Fi atau Bluetooth, sehingga keterbatasan transfer data harus diakali dengan cara-cara lain.
Dari sisi kamera, Ericsson R380 tidak memiliki kamera, sebuah hal yang wajar mengingat pada masa peluncurannya, fitur kamera pada ponsel belum menjadi standar.
Untuk daya tahan baterai, ponsel ini menggunakan baterai NiMH yang dapat dilepas (removable). Meskipun kapasitas baterainya tidak disebutkan secara spesifik, penggunaan baterai jenis NiMH memungkinkan penggantian baterai secara mudah, walaupun daya tahan baterainya cenderung lebih rendah dibanding baterai lithium-ion yang kini lebih umum digunakan.
Fitur menarik dari Ericsson R380 adalah kemampuannya sebagai ponsel layar sentuh di era awal, yang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan ponsel biasa saat itu. Ini juga merupakan salah satu model pertama yang menggabungkan fungsi ponsel dengan PDA sederhana, menjadikannya pelopor dalam kategori smartphone masa kini.
Cocok untuk: Penggemar gadget klasik dan kolektor ponsel vintage yang ingin merasakan teknologi layar sentuh pertama dari Ericsson serta mereka yang tertarik dengan sejarah perkembangan ponsel pintar.