
| Identity Brand | Gionee |
| Identity Model | Gionee Elife E3 |
| Launch Announced | 2013. Released 2013 |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 137 x 68 x 7.9 mm (5.39 x 2.68 x 0.31 in) |
| Body Weight | - |
| SIM SIM | Dual SIM (Dual stand-by) |
| Display Type | IPS LCD |
| Display Size | 4.7 inches, 60.9 cm | 2 | (~65.4% screen-to-body ratio) |
| Display Resolution | 720 x 1280 pixels, 16:9 ratio (~312 ppi density) |
| Platform OS | Android 4.2 (Jelly Bean), upgradable to 4.4.2 (KitKat) |
| Memory Internal | 16GB 1GB RAM |
| Camera Rear | Single: 8 MP, AF |
| Camera Front | Single: 2 MP |
| Battery | Li-Ion 1800 mAh, removable |
| Network Technology | GSM / HSPA |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
| Network 3G bands | HSDPA 900 / 2100 |
| Network Speed | HSPA |
| Connectivity Network | GSM / HSPA |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot | 4.0, A2DP | GPS | No |
| Connectivity USB | microUSB 2.0 |
7/2/2026
Gionee Elife E3 hadir sebagai smartphone kompak dengan layar 4,7 inci berjenis IPS LCD yang menawarkan tampilan cukup tajam beresolusi 720 x 1280 piksel. Dengan rasio layar 16:9 dan kerapatan ~312 ppi, pengguna dapat menikmati visual yang jernih untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari browsing hingga menonton video. Desainnya yang ramping dengan ketebalan hanya 7,9 mm membuatnya nyaman digenggam dan mudah diselipkan ke dalam saku.
Di sisi performa, Gionee Elife E3 ditenagai oleh RAM 1GB dan memori internal 16GB yang cukup untuk menyimpan aplikasi standar dan file penting. Sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean yang sudah bisa diupgrade ke versi 4.4.2 KitKat memberikan pengalaman pengguna yang cukup stabil untuk penggunaan dasar. Dukungan dual SIM dengan jaringan GSM dan HSPA juga memudahkan pengguna dalam mengelola dua nomor sekaligus dengan konektivitas yang memadai.
Untuk urusan fotografi, smartphone ini dibekali kamera utama 8 MP dengan autofokus yang mampu mengabadikan momen dengan detail yang cukup baik di kondisi cahaya memadai. Kamera depan 2 MP juga sudah cukup untuk kebutuhan video call atau foto selfie sederhana. Sayangnya, fitur kamera seperti flash atau kamera ganda tidak tersedia, sehingga pengguna perlu menyesuaikan ekspektasi terutama dalam kondisi minim cahaya.
Dari segi baterai, Gionee Elife E3 menggunakan baterai Li-Ion berkapasitas 1800 mAh yang bisa dilepas (removable). Kapasitas ini cukup untuk penggunaan standar sehari-hari, meskipun tidak terlampau besar jika digunakan untuk aktivitas berat. Pengisian daya menggunakan port microUSB 2.0 yang masih menjadi standar umum saat peluncurannya.
Beberapa fitur konektivitas lengkap seperti Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, hotspot, dan GPS mendukung kebutuhan komunikasi dan navigasi pengguna. Meski smartphone ini sudah discontinued, Gionee Elife E3 tetap menjadi pilihan menarik bagi yang mencari perangkat dengan layar nyaman dan fitur dasar yang lengkap.
Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan smartphone dengan layar compact dan tajam, fitur dual SIM, serta performa cukup untuk aktivitas sehari-hari dengan budget terjangkau.