
| Identity Brand | HTC |
| Identity Model | HTC Dream |
| Launch Announced | 2009, February. Released 2009, June |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 117.7 x 55.7 x 17.1 mm (4.63 x 2.19 x 0.67 in) |
| Body Weight | 158 g (5.57 oz) |
| SIM SIM | Mini-SIM |
| Display Type | TFT, 65K colors |
| Display Size | 3.2 inches, 30.5 cm | 2 | (~46.5% screen-to-body ratio) |
| Display Resolution | 320 x 480 pixels, 3:2 ratio (~180 ppi density) |
| Platform OS | Android 1.6 (Donut) |
| Platform Chipset | Qualcomm MSM7201A |
| Memory Internal | 192MB RAM, 256MB |
| Camera Rear | Single: 3.15 MP, AF |
| Battery | Removable Li-Ion 1150 mAh battery |
| Network Technology | GSM / HSPA |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
| Network 3G bands | HSDPA 2100 |
| Network Speed | HSPA 7.2/2 Mbps |
| Connectivity Network | GSM / HSPA |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g | 2.0, A2DP (headset support only) | GPS |
| Connectivity USB | miniUSB |
7/2/2026
HTC Dream merupakan salah satu ponsel pintar yang dirilis pada tahun 2009 dan dikenal sebagai salah satu perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi Android versi 1.6 (Donut). Dengan dimensi 117.7 x 55.7 x 17.1 mm dan bobot sekitar 158 gram, ponsel ini hadir dengan desain yang cukup kompak untuk ukuran zamannya.
Layarnya mengusung panel TFT berukuran 3.2 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel dan rasio 3:2, menghasilkan kerapatan layar sekitar 180 ppi. Meski tidak terlalu besar, layar ini mampu menampilkan hingga 65 ribu warna, cukup untuk kebutuhan visual standar seperti browsing dan menampilkan aplikasi.
Dari sisi performa, HTC Dream dibekali chipset Qualcomm MSM7201A dengan RAM 192MB dan memori internal 256MB. Kapasitas ini memang sangat terbatas jika dibandingkan dengan smartphone masa kini, namun cukup untuk menjalankan Android 1.6 dan aplikasi dasar pada masanya. Konektivitasnya sudah mendukung jaringan GSM dan HSPA dengan kecepatan internet hingga 7.2 Mbps, serta dilengkapi Wi-Fi 802.11 b/g dan GPS untuk navigasi.
Kamera utama beresolusi 3.15 MP dengan fitur autofocus memberikan hasil foto yang cukup baik untuk dokumentasi sehari-hari walau tanpa fitur tambahan seperti flash atau kamera depan. Baterainya menggunakan jenis removable Li-Ion dengan kapasitas 1150 mAh, yang memungkinkan pengguna mengganti baterai jika diperlukan. Pengisian daya dilakukan melalui port miniUSB yang umum digunakan di masa itu.
Fitur menarik lainnya adalah dukungan headset Bluetooth 2.0 dengan A2DP, yang memungkinkan pemutaran audio secara nirkabel. Sistem operasi Android yang digunakan juga membuka peluang untuk instalasi berbagai aplikasi yang saat itu mulai berkembang pesat.
Cocok untuk: Anda yang ingin merasakan pengalaman awal penggunaan Android, kolektor gadget klasik, atau pengguna yang membutuhkan ponsel sederhana dengan fitur dasar dan desain nostalgia.