
| Identity Brand | Huawei |
| Identity Model | Huawei Ascend D1 |
| Launch Announced | 2012, February. Released 2012, July |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 129 x 64 x 8.9 mm (5.08 x 2.52 x 0.35 in) |
| Body Weight | 132 g (4.66 oz) |
| SIM SIM | Mini-SIM |
| Display Type | IPS+ LCD, |
| Display Size | 4.5 inches, 55.8 cm | 2 | (~67.6% screen-to-body ratio) |
| Display Resolution | 720 x 1280 pixels, 16:9 ratio (~326 ppi density) |
| Platform OS | Android 4.0 (Ice Cream Sandwich), upgradable to 4.2 (Jelly Bean) |
| Platform Chipset | TI OMAP 4460 |
| Memory Internal | 8GB (5.8GB user available), 1GB RAM |
| Camera Rear | Single: 8 MP, AF |
| Camera Front | Single: 1.3 MP |
| Battery | Removable Li-Ion 1800 mAh battery |
| Network Technology | GSM / HSPA |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
| Network 3G bands | HSDPA 850 / 900 / 1700 / 1900 / 2100 |
| Network Speed | HSPA 21.1/5.76 Mbps |
| Connectivity Network | GSM / HSPA |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA | 3.0, A2DP | GPS, A-GPS, GLONASS |
| Connectivity USB | microUSB 2.0 (MHL TV-out), OTG |
7/2/2026
Huawei Ascend D1 hadir sebagai salah satu smartphone yang menawarkan pengalaman multimedia cukup baik di era awal 2010-an. Dengan layar IPS+ LCD berukuran 4.5 inci dan resolusi 720 x 1280 piksel, perangkat ini mampu menampilkan warna yang cukup tajam dengan tingkat kerapatan sekitar 326 ppi. Rasio layar ke bodi sekitar 67,6% membuat tampilan visual terasa lebih luas dan nyaman untuk menonton video atau bermain game ringan.
Di sektor performa, Huawei Ascend D1 mengandalkan chipset TI OMAP 4460 yang dipadukan dengan RAM 1GB. Meskipun sudah cukup jadul, kombinasi ini masih mampu menjalankan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich yang bisa diupgrade ke Android 4.2 Jelly Bean. Penyimpanan internal sebesar 8GB (tersedia sekitar 5.8GB untuk pengguna) cukup untuk menyimpan aplikasi dasar dan beberapa file penting.
Kamera menjadi salah satu fitur menarik pada Ascend D1 dengan kamera belakang 8MP yang dilengkapi autofocus, memudahkan pengguna untuk mengabadikan momen dengan hasil yang cukup detail. Kamera depan 1.3MP juga mendukung kebutuhan selfie dan panggilan video meskipun tidak terlalu tajam menurut standar saat ini.
Untuk daya tahan, smartphone ini dibekali baterai removable Li-Ion berkapasitas 1800 mAh. Kapasitas ini tergolong cukup untuk penggunaan sehari-hari dengan aktivitas ringan hingga sedang. Sayangnya, informasi tentang teknologi pengisian dayanya tidak terlalu spesifik, namun konektor microUSB 2.0 sudah mendukung fungsi OTG dan MHL TV-out yang memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat ke layar eksternal.
Fitur konektivitas yang disediakan cukup lengkap untuk zamannya, termasuk Wi-Fi 802.11 b/g/n, GPS dengan dukungan A-GPS dan GLONASS, serta jaringan HSPA yang memungkinkan kecepatan internet hingga 21.1 Mbps. Desainnya yang ramping dan ringan dengan berat hanya 132 gram membuatnya nyaman digenggam dan mudah dibawa kemana saja.
Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan smartphone dengan layar tajam dan kamera cukup baik untuk aktivitas sehari-hari, serta penggemar Android klasik yang ingin merasakan pengalaman sistem operasi awal Jelly Bean dalam perangkat yang ringkas dan ringan.