
| Identity Brand | Kyocera |
| Identity Model | Kyocera Solo E4000 |
| Launch Announced | 2008, August. Released 2008, August |
| Launch Status | Discontinued |
| Body Dimensions | 108 x 46.3 x 13.8 mm (4.25 x 1.82 x 0.54 in) |
| Body Weight | 90 g (3.17 oz) |
| SIM SIM | Mini-SIM |
| Display Type | TFT, 65K colors |
| Display Size | - |
| Display Resolution | 240 x 320 pixels, 4:3 ratio |
| Platform OS | Microsoft Windows Mobile 6.0 Standard |
| Camera Rear | Single: 2 MP |
| Battery | Removable Li-Ion 900 mAh battery |
| Network Technology | GSM |
| Network 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
| Connectivity Network | GSM |
| Connectivity Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g | 2.0, A2DP | GPS |
| Connectivity USB | microUSB 2.0 |
7/2/2026
Kyocera Solo E4000 adalah ponsel klasik yang dirilis pada tahun 2008 dengan desain yang ringkas dan ringan, hanya berbobot 90 gram serta berukuran 108 x 46.3 x 13.8 mm. Dengan bodi yang mudah digenggam, ponsel ini cocok untuk kamu yang menginginkan perangkat simpel tanpa fitur berlebihan.
Untuk layar, Kyocera Solo E4000 mengusung layar TFT berukuran kecil dengan resolusi 240 x 320 piksel dan dukungan warna 65 ribu warna. Walaupun tidak besar dan resolusinya standar, layar ini cukup untuk aktivitas dasar seperti membuka menu, membaca pesan, dan menggunakan aplikasi sederhana berbasis Windows Mobile 6.0 Standard.
Di sektor performa, ponsel ini berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows Mobile 6.0 Standard yang memberikan pengalaman penggunaan aplikasi bisnis dan produktivitas dengan baik di zamannya. Namun, karena keterbatasan hardware, ponsel ini lebih cocok untuk penggunaan ringan dan komunikasi dasar.
Untuk kamera, Kyocera Solo E4000 hanya dibekali kamera belakang 2 MP. Kualitasnya standar dan lebih cocok untuk pengambilan gambar kasual tanpa harapan hasil foto yang tajam atau detail tinggi.
Baterai yang digunakan adalah tipe removable Li-Ion dengan kapasitas 900 mAh. Kapasitas ini cukup untuk penggunaan sehari-hari dengan aktivitas standar seperti menelepon, SMS, dan penggunaan aplikasi ringan. Pengisian daya dilakukan lewat port microUSB 2.0 yang sudah umum pada zamannya, walau kecepatan charging tidak bisa dibandingkan dengan teknologi modern saat ini.
Selain itu, ponsel ini juga mendukung konektivitas GSM untuk jaringan 2G, Wi-Fi 802.11 b/g untuk akses internet nirkabel, Bluetooth 2.0 dengan A2DP untuk koneksi audio, serta GPS untuk navigasi dasar. Fitur-fitur ini membuat Kyocera Solo E4000 cukup lengkap untuk ponsel kelas entry-level di masanya.
Cocok untuk: Kamu yang mencari ponsel sederhana dengan OS Windows Mobile untuk kebutuhan komunikasi dasar dan produktivitas ringan, atau kolektor gadget klasik dengan desain compact dan fitur yang masih mendukung konektivitas dasar.