Pembatalan Proyek Last Sentinel
Tencent baru saja mengumumkan pembatalan proyek ambisius mereka, Last Sentinel, yang diharapkan bisa menjadi pesaing utama Grand Theft Auto (GTA). Game open-world cyberpunk ini telah dikembangkan oleh studio Lightspeed LA selama lebih dari enam tahun dan menghabiskan dana investasi yang mencapai lebih dari USD 300 juta.
Dampak PHK di Studio Lightspeed LA
Kabar mengenai pembatalan Last Sentinel membawa dampak signifikan bagi tim pengembang. Sekitar 80 developer terpaksa terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam pekan ini. Meski Tencent sempat membantah rumor pembatalan, laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa proyek ini sebenarnya sudah dihentikan.
Penyebab Penghentian Proyek
Pihak Lightspeed LA mengonfirmasi adanya perampingan tim dengan alasan adanya pergeseran arah kreatif dan pengembangan setelah proses evaluasi internal serta play-testing. Meskipun Last Sentinel sempat menarik perhatian dengan teaser di The Game Awards 2023, kurangnya informasi gameplay hingga enam tahun pengembangan menjadi pertanda adanya masalah serius.
Masalah Internal di Studio
Sejumlah sumber internal mengungkapkan bahwa proyek ini mengalami berbagai kendala sejak awal. Gaya kepemimpinan di studio yang dianggap memicu polarisasi dan keterbatasan jumlah tim menjadi beberapa faktor yang menghambat kemajuan. Dengan jumlah anggota yang hanya beberapa ratus orang, tim dianggap terlalu kecil untuk membangun game berskala besar yang dapat bersaing dengan GTA.
Meskipun Last Sentinel dibatalkan, Lightspeed LA tetap beroperasi. Sisa staf yang bertahan akan dialihkan ke proyek open-world baru yang belum diumumkan, di bawah pimpinan creative director Todd Papy. Beberapa elemen dari Last Sentinel rencananya akan dimanfaatkan untuk proyek baru ini serta judul game Tencent lainnya.
Studio Lightspeed LA didirikan pada 2020 di bawah naungan LightSpeed Studios dan dipimpin oleh Steve Martin, mantan petinggi Rockstar San Diego. Kegagalan proyek ini menambah daftar panjang studio naungan Tencent di Amerika Utara yang mengalami masalah, setelah penutupan TiMi Montreal dan pembubaran Team Kaiju.
Sumber: https://inet.detik.com/games-news/d-8604986/game-pesaing-gta-batal-dibikin-pengembangnya-kena-phk


