Vivo, produsen ponsel asal China, baru saja meluncurkan smartphone terbarunya, Vivo Y6c, pada 19 Juli 2026. Smartphone ini ditujukan untuk pasar entry-level dan menawarkan berbagai fitur menarik dengan harga yang terjangkau.
Baterai Tahan Lama 6.500 mAh
Salah satu daya tarik utama Vivo Y6c adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.500 mAh. Vivo mengklaim bahwa baterai ini dapat bertahan dalam kondisi sehat hingga lima tahun dengan penggunaan normal. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna tidak perlu khawatir tentang pengisian daya yang sering, menjadikannya pilihan yang ideal bagi mereka yang aktif dan membutuhkan daya tahan baterai yang panjang.
Desain dan Layar Menarik
Vivo Y6c dilengkapi dengan layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD Plus (1.600 x 720 piksel). Layar ini memiliki refresh rate hingga 120 Hz, yang memberikan pengalaman visual yang lebih halus saat scrolling atau bermain game. Selain itu, tingkat kecerahan puncak mencapai 1.200 nit, membuatnya cukup terang meski digunakan di luar ruangan. Layar ini juga telah mendapatkan sertifikasi TUV Rheinland, yang berfungsi untuk melindungi mata pengguna dari kelelahan.
Performa yang Memadai
Untuk performa, Vivo Y6c ditenagai oleh chipset Unisoc T7225 yang diproduksi dengan proses fabrikasi 12 nanometer. Chipset ini memiliki CPU delapan inti, terdiri dari dua inti Cortex-A75 untuk tugas berat dan enam inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya, dengan kecepatan 1,8 GHz. Vivo Y6c tersedia dalam konfigurasi RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB, yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Kamera dan Fitur Tambahan
Di sektor fotografi, Vivo Y6c dilengkapi dengan kamera belakang tunggal beresolusi 8 MP dan kamera depan 5 MP yang terletak di notch berbentuk tetesan air. Smartphone ini juga menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, serta dilengkapi berbagai fitur menarik seperti sensor sidik jari di sisi bodi, mode peningkatan volume hingga 150 persen, dan sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air.
Vivo Y6c juga telah mendapatkan sertifikasi SGS Five-Star Drop Resistance, menunjukkan bahwa perangkat ini cukup tahan banting. Fitur menarik lainnya adalah infrared blaster, yang memungkinkan pengguna untuk mengendalikan perangkat elektronik rumah tangga seperti TV atau AC menggunakan smartphone ini.
Dalam hal pilihan warna, Vivo Y6c tersedia dalam tiga varian: putih, biru, dan hitam. Di pasar China, smartphone ini dijual seharga 899 yuan, atau sekitar Rp 2,3 juta. Saat ini, masih belum ada informasi mengenai peluncuran Vivo Y6c di pasar global, termasuk Indonesia. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/20/11230087/vivo-y6c-resmi-hp-murah-dengan-baterai-6.500-mah


