WhatsApp, aplikasi pesan yang sangat populer di dunia, sedang mengembangkan fitur baru untuk membantu pengguna mengatasi kekacauan dalam daftar chat mereka. Banyak pengguna mengeluhkan kesulitan dalam menemukan pesan penting karena terlalu banyaknya thread dari bisnis besar seperti bank dan maskapai penerbangan. Dalam upaya untuk menangani masalah ini, WhatsApp dilaporkan sedang menguji folder baru yang akan menyimpan pesan dari bisnis besar.
Pengenalan Fitur Baru
Fitur ini direncanakan akan secara otomatis memindahkan pesan dari bisnis besar ke dalam folder baru yang bernama "Offers & Updates" setelah beberapa jam sejak pesan tersebut diterima. Dengan cara ini, pengguna dapat lebih mudah mengelola pesan yang masuk tanpa merasa terganggu oleh notifikasi atau informasi yang tidak relevan.
Pengaturan Waktu Pemindahan Pesan
WhatsApp sedang menguji berbagai durasi untuk fitur ini, dengan waktu maksimum hingga 24 jam. Hal ini berarti jika Anda menerima pesan dari bisnis besar, pesan tersebut akan dipindahkan ke folder baru setelah jangka waktu yang ditentukan. Namun, jika Anda tidak menyukai fitur ini, Anda dapat menonaktifkannya melalui pengaturan aplikasi.
Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik
Salah satu tujuan utama dari pengembangan fitur ini adalah untuk menjaga daftar chat utama tetap bersih dan teratur. Dengan memindahkan pesan-pesan yang kurang penting seperti kode diskon dan pembaruan pengiriman, pengguna dapat lebih fokus pada pesan yang lebih pribadi atau penting. Saat ini, fitur ini hanya berlaku untuk pesan dari bisnis besar, dan WhatsApp berencana untuk mempertimbangkan penerapan serupa untuk pesan dari bisnis kecil di masa depan.
Kesimpulan
Dengan adanya fitur folder baru ini, diharapkan WhatsApp dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan mengurangi rasa frustrasi akibat clutter di daftar chat. Ini adalah langkah positif bagi WhatsApp dalam mempertahankan posisinya sebagai salah satu aplikasi pesan terkemuka di dunia.
Sumber: https://www.gsmarena.com/whatsapp_is_planning_a_new_folder_for_messages_from_large_businesses-news-73967.php


