Beranda › Cara Ubah Hard Drive dan SSD Lama Jadi Penyimpanan Eksternal

Cara Ubah Hard Drive dan SSD Lama Jadi Penyimpanan Eksternal

7/29/2026
Cara Ubah Hard Drive dan SSD Lama Jadi Penyimpanan Eksternal

Dalam dunia teknologi yang terus bergerak maju, tentu banyak di antara kita yang memiliki hard drive atau SSD lama yang tidak terpakai. Daripada membiarkannya menganggur, mengapa tidak mengubahnya menjadi penyimpanan eksternal yang berguna? Berikut adalah beberapa tips dan trik untuk melakukannya.

Pentingnya Menggunakan Hard Drive dan SSD Lama

Banyak pengguna PC atau laptop yang melakukan upgrade pada komponen penyimpanan mereka, sering kali menyimpan perangkat lama tanpa fungsi yang jelas. Padahal, perangkat seperti SATA SSD, M.2 dari laptop bekas, atau hard drive spinning dapat dimanfaatkan kembali. Dengan menggunakan enclosure yang terjangkau, Anda dapat menciptakan solusi penyimpanan portabel tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Proses Mengubah Drive Lama Menjadi Penyimpanan Eksternal

Proses untuk mengubah hard drive atau SSD lama menjadi penyimpanan eksternal sangatlah sederhana. Dalam banyak kasus, Anda tidak memerlukan alat seperti obeng. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka enclosure yang telah Anda beli.
  • Masukkan drive lama Anda ke dalam enclosure tersebut.
  • Tutup enclosure dan sambungkan ke komputer Anda.

Perangkat Anda kini siap digunakan sebagai penyimpanan eksternal. Kecepatan transfer data yang Anda dapatkan akan tergantung pada jenis drive dan enclosure yang dipilih.

Menggunakan Enclosure yang Tepat

Untuk kebutuhan sehari-hari seperti backup data atau transfer file, performa dari drive yang Anda rakit tidak menjadi masalah besar. Namun, jika Anda memerlukan kecepatan tinggi, misalnya untuk mengedit video 4K atau menjalankan aplikasi berat, Anda perlu memilih enclosure yang sesuai. SSD M.2 PCIe 4 atau 5 terbaru adalah pilihan yang tepat untuk kebutuhan ini, dan pastikan enclosure yang digunakan juga mendukung bandwidth yang diperlukan.

Perbandingan Performa Drive Lama

Tim Tom's Hardware melakukan berbagai pengujian untuk melihat performa dari beberapa drive lama yang dimasukkan ke dalam enclosure yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • Hard drive 2.5 inci memiliki kecepatan baca/tulis di bawah 90 MB/s, cukup untuk backup sederhana.
  • SATA SSD seperti Samsung 850 Pro dapat mencapai kecepatan di bawah 500 MB/s.
  • SSD M.2 PCIe 3.0 mampu melampaui 1.000 MB/s, mendekati performa flash drive mahal.
  • SSD Gigabyte Aorus dapat mencapai lebih dari 3.700 MB/s dengan enclosure yang tepat.

Dengan memanfaatkan komponen lama dan enclosure yang sesuai, Anda bisa mendapatkan kecepatan yang cukup baik untuk berbagai tugas tanpa perlu mengeluarkan biaya besar.

Sumber: https://telset.id/how-to/ubah-hard-drive-dan-ssd-lama-jadi-penyimpanan-eksternal

Advertisement