Home › Samsung Luncurkan Chip Smartphone 2nm Pertama di Acara SAFE Forum

Samsung Luncurkan Chip Smartphone 2nm Pertama di Acara SAFE Forum

7/2/2026
Samsung Luncurkan Chip Smartphone 2nm Pertama di Acara SAFE Forum

Samsung Memperkenalkan Rencana Node Semikonduktor Masa Depan

Pengenalan Rencana Semikonduktor

Pada acara SAFE Forum (Samsung Advanced Foundry Ecosystem), Samsung membagikan visi ambisiusnya untuk teknologi semikonduktor di masa depan. Salah satu sorotan utama adalah pengenalan chip smartphone 2nm pertama mereka, Exynos 2600, yang diproduksi menggunakan node SF2. Chip ini menandai langkah signifikan dalam efisiensi dan performa perangkat mobile.

Inovasi Melalui Node SF2P

Selanjutnya, Samsung berencana untuk merilis node SF2P, yang diharapkan dapat mengurangi konsumsi daya hingga 26% dan meningkatkan kecepatan clock sebesar 15%. Namun, peningkatan ini tidak hanya bergantung pada teknologi node baru. Shin Jong-shin, Wakil Presiden Tim Pengembangan Platform Desain di Samsung Foundry, menjelaskan bahwa lebih dari setengah peningkatan performa berasal dari pendekatan Design-Technology Co-Optimization (DTCO).

DTCO adalah metode baru dalam pembuatan chip yang menggabungkan proses manufaktur semikonduktor dan desain chip. Biasanya, kedua langkah ini dilakukan secara terpisah, namun dengan mengintegrasikannya, desain yang lebih optimal dapat dicapai. Hasilnya adalah peningkatan kecepatan, pengurangan konsumsi daya, dan bahkan potensi penghematan biaya.

Langkah Selanjutnya: SF2P+ dan SF2X

Setelah SF2P, Samsung juga memperkenalkan SF2P+, yang diharapkan akan memulai produksi massal antara tahun 2027 dan 2028. Di samping itu, ada juga pengembangan node SF2X, yang dirancang khusus untuk perangkat keras kecerdasan buatan (AI). Dengan fokus pada AI, Samsung berusaha untuk tetap berada di garis depan inovasi teknologi, mengingat kebutuhan yang terus meningkat untuk pemrosesan data yang cepat dan efisien.

Peningkatan Kinerja SRAM untuk Chip Masa Depan

Selain memproduksi chip yang lebih kecil dan efisien, Samsung juga tengah berupaya untuk meningkatkan kapasitas SRAM (Static Random-Access Memory) pada chip. SRAM digunakan untuk membangun register dan cache CPU atau GPU. Meskipun sangat cepat, SRAM memerlukan lebih banyak ruang dibandingkan DRAM. Misalnya, sebuah sel SRAM yang menyimpan satu bit informasi memerlukan enam transistor, sementara sel DRAM hanya memerlukan satu transistor.

Sebagai contoh, GPU Nvidia Rubin yang diproduksi di node N3 TSMC memiliki 128MB SRAM di dalam chipnya. Samsung dan Groq sedang mengembangkan akselerator LLM yang akan memiliki lebih dari 500MB SRAM, dan hal ini dilakukan pada node 4nm yang lebih tua. Selain itu, Rebellions yang didukung oleh Samsung telah memperkenalkan akselerator AI REBEL-100 yang sedang diproduksi di node 4nm Samsung.

Masa Depan Node 1.4nm

Setelah era 2nm, Samsung akan melanjutkan pengembangan ke node 1.4nm, dimulai dengan SF1.4 yang dijadwalkan untuk produksi massal pada tahun 2029. Rencana ini diikuti oleh SF1.4+ yang akan hadir pada tahun 2030. Walaupun awalnya SF1.4 direncanakan untuk diluncurkan pada 2027, jadwal tersebut diundur beberapa tahun lalu, menunjukkan komitmen Samsung terhadap kualitas dan inovasi dalam setiap langkah mereka.

Dengan semua rencana inovatif ini, Samsung tidak hanya berusaha untuk menjadi pemimpin dalam industri semikonduktor, tetapi juga berkomitmen untuk menghadirkan teknologi yang lebih efisien dan bermanfaat bagi pengguna di seluruh dunia.

Sumber: https://www.gsmarena.com/samsung_details_upcoming_2nm_nodes_talks_of_future_14nm_nodes_coming_in_2029-news-73544.php

Baca Juga

Advertisement