Nama Lee "Faker" Sang-hyeok kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan hanya sebagai legenda dalam dunia esports, tetapi juga sebagai duta pencegahan judi siber di Korea Selatan. Pada 22 Juli 2026, Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan (KNPA) resmi menunjuk Faker sebagai Duta Kesadaran Judi Siber Remaja dan Polisi Kehormatan. Penunjukan ini adalah bagian dari kampanye nasional untuk mengurangi perjudian daring yang semakin marak di kalangan remaja.
Peran Baru Faker sebagai Duta Kesadaran
Faker, yang dikenal dengan disiplin tinggi dan citra bersihnya selama lebih dari satu dekade, dianggap sebagai sosok yang tepat untuk merangkul generasi muda. Dalam peran barunya ini, ia akan menjadi wajah utama kampanye edukasi, melalui berbagai media seperti iklan layanan masyarakat, poster edukasi, dan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya judi siber.
Kampanye Edukasi dan Sistem Pelaporan Sukarela
Kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk menggunakan Youth Cyber Gambling Voluntary Reporting System, yaitu sistem pelaporan sukarela yang bertujuan untuk menangani kecanduan judi sejak dini. Hingga pertengahan Juli 2026, sistem ini telah menerima 806 laporan dari masyarakat, menunjukkan betapa pentingnya untuk mengidentifikasi remaja yang terlibat dalam judi siber sedini mungkin.
Pentingnya Kesadaran dan Konseling
Faker menegaskan pentingnya memberikan konseling dan perawatan bagi remaja yang terlibat dalam judi siber sebelum masalahnya semakin serius. Ia berharap pengaruhnya dapat mendorong lebih banyak remaja untuk mencari bantuan tanpa rasa ragu. Dalam pernyataannya, ia merasa terhormat dan memiliki tanggung jawab besar sebagai duta kampanye ini.
Pencapaian Lainnya dan Fokus pada Kompetisi
Penunjukan sebagai duta kepolisian ini menambah daftar penghargaan prestisius yang diterima Faker sepanjang tahun 2026. Ia sebelumnya juga diakui sebagai atlet esports pertama yang mendapatkan penghargaan olahraga tertinggi dari pemerintah Korea Selatan. Selain itu, Faker ditunjuk sebagai Game Ambassador untuk Esports World Cup (EWC) dan Esports Nations Cup (ENC) hingga 2028, bersama dengan ikon olahraga dunia lainnya.
Walaupun tim T1 tidak berhasil meraih trofi di EWC 2026, fokus Faker dan timnya kini tertuju pada League of Legends World Championship (Worlds) 2026, yang akan berlangsung dari 15 Oktober hingga 14 November 2026 di Amerika Serikat. Dengan koleksi lima gelar juara dunia, Faker siap memimpin skuadnya untuk berburu trofi internasional kembali.
Sumber: https://www.esports.id/read/faker-jadi-duta-pencegahan-judi-siber-remaja-korea-selatan-bawa-pengaruh-positif-di-luar-esports-19088



