Beranda › Industri Kamera Jepang Mulai Pulih Setelah 20 Tahun Tertekan

Industri Kamera Jepang Mulai Pulih Setelah 20 Tahun Tertekan

8/21/2026
Industri Kamera Jepang Mulai Pulih Setelah 20 Tahun Tertekan

Industri kamera Jepang kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah terpuruk hampir dua dekade akibat dominasi smartphone. Dalam beberapa tahun terakhir, data dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) menunjukkan bahwa produksi kamera di negara tersebut mengalami peningkatan yang signifikan.

Pertumbuhan Produksi Kamera

Menurut METI, tahun 2024 dan 2025 menjadi tahun bersejarah bagi industri kamera Jepang, karena ini adalah pertama kalinya dalam hampir 20 tahun, produksi kamera mengalami kenaikan selama dua tahun berturut-turut. Sebelumnya, sejak era smartphone dimulai, produksi kamera di Jepang merosot tajam. Pada tahun 2006, Jepang memproduksi sekitar 37 juta kamera foto dan 12 juta kamera video. Namun, angka tersebut menurun drastis hingga hanya 2 juta unit pada tahun 2024.

Perubahan Tren Kamera

Dalam periode tersebut, terlihat adanya perubahan signifikan dalam jenis kamera yang diproduksi. Kamera SLR/DSLR mulai kurang diminati, dengan pengiriman domestik turun dari sekitar 12 juta unit pada 2020 menjadi hanya sekitar satu juta unit pada tahun 2025. Di sisi lain, kamera mirrorless menunjukkan tren yang lebih positif. Pengiriman kamera mirrorless meningkat dari 3,3 juta unit pada 2020 menjadi 5,4 juta unit pada 2024, meskipun mengalami sedikit penurunan menjadi 4,6 juta unit pada 2025.

Kamera Compact Kembali Diminati

Selain mirrorless, kamera compact juga mengalami kebangkitan. Setelah mencapai titik terendah 3,9 juta unit pada 2023, pengiriman kamera compact meningkat menjadi 4,4 juta unit pada 2024 dan diperkirakan mencapai 5,2 juta unit pada 2025. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen mulai kembali tertarik pada kamera yang lebih sederhana dan mudah digunakan.

Faktor Pendorong Pertumbuhan

Menurut analisis METI, salah satu faktor pendorong pertumbuhan ini adalah permintaan dari konsumen muda yang menginginkan kualitas foto dan video yang lebih baik untuk media sosial. Mereka lebih memilih menggunakan kamera khusus ketimbang hasil foto dari smartphone. Meskipun industri kamera Jepang mulai pulih, tantangan besar masih ada, dan industri ini belum sepenuhnya kembali ke masa kejayaannya seperti awal abad ke-21.

Dengan tren terbaru yang menunjukkan bahwa kamera khusus mulai menemukan kembali pasarnya, terutama melalui produk mirrorless dan kamera compact, industri kamera Jepang tampaknya berusaha untuk tetap relevan di tengah dominasi smartphone yang terus meningkat.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/08/21/09220057/20-tahun-kalah-saing-dengan-smartphone-pasar-kamera-perlahan-mulai-bangkit

Baca Juga

Iklan