Advertisement
Beranda › Manfaat Wearable dalam Kesehatan: Kenyataan dan Statistik Terbaru

Manfaat Wearable dalam Kesehatan: Kenyataan dan Statistik Terbaru

6/12/2026

Mengapa Memiliki Wearable? Manfaat dan Kenyataan

Dalam era teknologi yang semakin maju, wearable atau perangkat yang dapat dikenakan semakin populer. Banyak orang memilih untuk memiliki perangkat ini untuk memantau kesehatan mereka. Beberapa perusahaan, seperti Samsung dan Oura, bahkan gencar mempromosikan kemampuan untuk berbagi data kesehatan dengan penyedia layanan kesehatan. Meskipun informasi tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi dokter mengenai kondisi kesehatan pasien, kenyataannya sangat berbeda. Banyak orang yang tidak memanfaatkan fitur ini.

Studi Menarik dari Yale School of Medicine

Sebuah studi yang dilakukan oleh Yale School of Medicine baru-baru ini menyoroti fenomena ini. Penelitian ini dilakukan dalam tiga periode berbeda, yaitu pada tahun 2020, 2022, dan 2024. Fokus dari survei ini adalah penggunaan wearable, keinginan untuk berbagi data, serta sejauh mana informasi kesehatan benar-benar dibagikan kepada tenaga medis.

Dari total 17.395 peserta yang terlibat dalam survei, ditemukan bahwa penggunaan wearable mengalami peningkatan yang signifikan, dari 30,2% pada tahun 2020 menjadi 41,1% pada tahun 2024. Menariknya, sekitar setengah dari peserta melaporkan menggunakan perangkat ini setiap hari. Namun, penulis studi ini mencatat adanya perbedaan mencolok antara adopsi perangkat dan tingkat keterlibatan yang diperlukan agar data wearable dapat memberikan kontribusi berarti bagi pelayanan kesehatan.

Kesenjangan Antara Keinginan dan Tindakan

Satu hal yang lebih menarik adalah kesenjangan antara apa yang diungkapkan peserta dan tindakan nyata mereka. Menurut hasil studi, meskipun ada keinginan yang tinggi untuk berbagi data kesehatan yang dilacak dengan dokter, tingkat berbagi data tersebut sangat rendah. Pada tahun 2020, sekitar 81,3% orang dewasa mengaku bersedia untuk berbagi data yang mereka lacak. Angka ini mengalami penurunan menjadi 78,7% pada tahun 2022 dan 73,4% pada tahun 2024.

Meskipun persentase keinginan untuk berbagi data tetap tinggi, kenyataannya jauh di bawah 20%. Pada tahun 2020, hanya 14,2% peserta yang melaporkan benar-benar membagikan informasi ini dalam kurun waktu 12 bulan. Angka ini meningkat menjadi 19% pada tahun 2022 dan 19,2% pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar antara harapan dan realitas dalam berbagi data kesehatan.

Pentingnya Literasi Digital

Studi ini juga menyoroti peran literasi digital dalam keinginan individu untuk berbagi data mereka. Laporan tersebut menunjukkan bahwa "literasi digital yang lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan kemungkinan untuk berbagi". Namun, sayangnya, peningkatan literasi digital tersebut tidak berbanding lurus dengan tindakan nyata dalam berbagi data wearable.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun individu mungkin memahami manfaat dari berbagi data kesehatan, masih ada hambatan yang menghalangi mereka untuk melakukannya. Faktor-faktor seperti kekhawatiran akan privasi, ketidakpahaman tentang proses berbagi data, atau bahkan rasa tidak percaya terhadap sistem kesehatan dapat menjadi penghalang yang signifikan.

Kesimpulan: Memanfaatkan Wearable Secara Optimal

Dengan meningkatnya penggunaan wearable, penting bagi kita untuk memanfaatkan fitur berbagi data yang ada. Meskipun banyak yang menginginkan untuk berbagi informasi kesehatan mereka, kenyataan menunjukkan bahwa hanya sedikit yang benar-benar melakukannya. Untuk meningkatkan penggunaan data wearable dalam konteks kesehatan, baik penyedia layanan kesehatan maupun pengguna perlu bekerja sama untuk mengatasi hambatan yang ada.

Melalui edukasi dan peningkatan kesadaran akan manfaat berbagi data, kita dapat memperbaiki hubungan antara teknologi wearable dan pelayanan kesehatan. Dengan cara ini, kita tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup kita, tetapi juga memberikan informasi yang lebih baik bagi para profesional medis dalam merawat pasien.

Sumber: https://www.androidauthority.com/wearable-data-not-shared-with-doctors-3677183/

Baca Juga

Advertisement