Beranda › Meta Luncurkan Kacamata Pintar Terjangkau, Inovasi Baru di Wearable Tech

Meta Luncurkan Kacamata Pintar Terjangkau, Inovasi Baru di Wearable Tech

6/25/2026
Meta Luncurkan Kacamata Pintar Terjangkau, Inovasi Baru di Wearable Tech

Meta Meluncurkan Kacamata Pintar Terjangkau

Meta, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg, baru-baru ini mengumumkan peluncuran seri kacamata pintar yang harganya cukup terjangkau, yaitu USD 299. Dengan harga ini, kacamata baru ini menjadi setidaknya USD 80 lebih murah dibandingkan dengan kacamata Meta Ray-Ban generasi kedua yang sebelumnya menjadi pilihan di kelas entry level. Langkah ini menunjukkan bahwa Meta semakin serius dalam memperluas jangkauannya ke dalam dunia perangkat wearable.

Desain Baru dan Kolaborasi dengan EssilorLuxottica

Kacamata pintar yang baru dirilis ini hadir dengan desain yang sepenuhnya baru dan merupakan hasil kolaborasi dengan EssilorLuxottica, perusahaan induk dari merek terkenal Ray-Ban. Namun, berbeda dengan produk sebelumnya, kacamata ini tidak lagi menggunakan merek Ray-Ban maupun Oakley. Keputusan ini diambil untuk mengedepankan identitas baru bagi produk tersebut, yang diharapkan dapat menarik perhatian pasar yang lebih luas.

Fitur Unggulan Kacamata Pintar Meta

Meski kacamata ini tidak dilengkapi dengan layar, namun tetap menawarkan fitur-fitur menarik seperti kamera dan speaker terintegrasi. Pengguna dapat berinteraksi dengan AI Meta untuk membantu menerjemahkan atau memahami apa yang ada di sekitar mereka. Selain itu, kacamata ini juga memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dan merekam video dengan mudah. Dengan fitur-fitur ini, Meta berharap dapat menawarkan pengalaman yang lebih imersif dan interaktif bagi penggunanya.

Masa Depan Kacamata Pintar dan Posisi Meta di Pasar

Para petinggi Meta percaya bahwa kacamata pintar ini merupakan langkah awal menuju pengembangan perangkat yang lebih canggih, yang mungkin akan dilengkapi dengan layar dan kemampuan komputasi yang lebih maju di masa depan. Pada tahun lalu, Meta juga mengumumkan kacamata Ray-Ban Display yang dijual seharga USD 799 dan sudah dilengkapi dengan layar internal. Mark Zuckerberg tampaknya lebih optimis terhadap potensi kacamata pintar dibandingkan headset virtual reality (VR), yang sebelumnya menjadi fokus utama perusahaan dalam transisi dari Facebook menjadi Meta pada tahun 2021.

Zuckerberg berpendapat bahwa kacamata pintar dapat menggantikan fungsi smartphone di masa depan. Dia juga meyakini bahwa kacamata pintar dan kecerdasan buatan (AI) memiliki hubungan yang erat, dan akan menjadi bagian integral dari evolusi komputasi. "Kacamata adalah perangkat ideal untuk AI dan Metaverse. Dengan kacamata ini, AI dapat melihat apa yang Anda lihat, mendengar apa yang Anda dengar, dan berinteraksi dengan Anda sepanjang hari," ungkapnya. Menurutnya, dengan lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia yang menggunakan kacamata, ada kemungkinan besar dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, kacamata-kacamata tersebut akan bertransformasi menjadi kacamata yang didukung oleh AI.

Sementara itu, persaingan di pasar kacamata pintar semakin memanas. Beberapa waktu lalu, Google mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan kacamata pintar baru melalui kemitraan dengan Warby Parker, di mana perangkat tersebut akan didukung oleh AI Gemini. Selain itu, Snap juga baru saja meluncurkan Specs, kacamata pintar seharga USD 2.195 yang diposisikan sebagai penerus smartphone oleh CEO Evan Spiegel. Dengan berbagai inovasi yang muncul, tampaknya masa depan kacamata pintar akan semakin menarik untuk disaksikan.

Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8546207/meta-rilis-kacamata-pintar-murah-siap-gantikan-smartphone

Baca Juga

Advertisement