Beranda › Potongan Baru GoRide dan GrabBike Resmi Berlaku, Pengemudi Dapat Untung Lebih

Potongan Baru GoRide dan GrabBike Resmi Berlaku, Pengemudi Dapat Untung Lebih

7/1/2026
Potongan Baru GoRide dan GrabBike Resmi Berlaku, Pengemudi Dapat Untung Lebih

Pemberlakuan Potongan Baru untuk GoRide dan GrabBike

Mulai hari ini, 1 Juli 2026, skema potongan untuk layanan transportasi penumpang roda dua dari Gojek dan Grab resmi diturunkan menjadi 8 persen. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan penyesuaian komisi layanan ojek online (ojol) demi meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. Dengan langkah ini, diharapkan pendapatan para pengemudi dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.

Perbandingan Potongan Sebelumnya dan yang Baru

Sebelumnya, perusahaan aplikasi diizinkan untuk mengenakan biaya sewa penggunaan aplikasi hingga 15 persen dari tarif perjalanan, ditambah biaya penunjang 5 persen. Hal ini berarti total potongan yang dikenakan kepada mitra pengemudi bisa mencapai 20 persen. Dengan diterapkannya skema potongan baru sebesar 8 persen, para pengemudi kini berpotensi mendapatkan pendapatan yang lebih besar. Sebagai contoh, jika tarif perjalanan adalah Rp 10.000, maka pengemudi yang sebelumnya hanya menerima sekitar Rp 8.000 setelah dipotong 20 persen, kini berpotensi menerima sekitar Rp 9.200.

Respon dari Gojek dan Grab

Baik Gojek maupun Grab telah mengonfirmasi bahwa skema baru ini akan diterapkan khusus untuk layanan GoRide dan GrabBike. Dalam pernyataan resminya, Grab menyatakan bahwa implementasi bagi hasil 8 persen ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan pemerintah dan mendukung semangat ekonomi kerakyatan. Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) juga mengungkapkan bahwa kebijakan serupa diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi GoRide. Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo, menekankan bahwa ini adalah upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online.

Tantangan dalam Implementasi Kebijakan

Meskipun kedua perusahaan menyatakan dukungan terhadap kebijakan ini, mereka juga mengakui bahwa implementasinya tidak akan mudah. Grab mengungkapkan bahwa sejumlah penyesuaian harus dilakukan agar layanan tetap dapat terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, penting juga untuk memastikan peluang pendapatan mitra pengemudi tetap terjaga, serta keberlanjutan ekosistem transportasi online tidak terganggu. GoTo pun mengakui bahwa penerapan potongan 8 persen ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis transportasi roda dua mereka. Keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, keterjangkauan tarif bagi pelanggan, dan keberlanjutan bisnis menjadi faktor krusial dalam pelaksanaan kebijakan ini.

Kebijakan baru potongan aplikasi ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam industri ojek online di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Diharapkan, langkah ini tidak hanya memberikan dampak positif kepada para pengemudi, tetapi juga kepada konsumen dan industri secara keseluruhan. Dengan menurunnya potongan, diharapkan para pengemudi dapat merasakan peningkatan dalam pendapatan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/01/09460077/mulai-hari-ini-potongan-goride-dan-grabbike-turun-jadi-8-persen

Baca Juga

Advertisement