Beranda › Transformasi TV Xiaomi Jadi Mirip Apple TV dengan AI

Transformasi TV Xiaomi Jadi Mirip Apple TV dengan AI

10/20/2026
Transformasi TV Xiaomi Jadi Mirip Apple TV dengan AI

Dalam dunia teknologi, inovasi sering kali muncul dari masalah sehari-hari. Baru-baru ini, seorang developer bernama Gathin mengatasi masalah yang cukup umum: banyaknya iklan yang mengganggu di smart TV Xiaomi milik orang tuanya. Alih-alih mengeluh atau mencari alternatif, Gathin memilih untuk menciptakan solusi yang cukup menarik dan unik.

Masalah Iklan yang Mengganggu

Gathin merasa tertekan ketika melihat orang tuanya harus berjuang menghadapi iklan yang muncul di layar televisi, bahkan sebelum mereka bisa menikmati layanan streaming seperti Netflix. Keadaan ini memotivasi Gathin untuk menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk merombak tampilan TV tersebut menjadi lebih bersih dan fungsional.

Pemanfaatan AI untuk Modifikasi TV

Dengan bantuan AI bernama Claude Code, yang dikembangkan oleh Anthropic, Gathin melakukan modifikasi pada TV Xiaomi. Proses ini hanya memakan waktu sekitar satu sore. Gathin memulai eksperimennya dengan memberikan nomor model TV kepada Claude Code, yang kemudian membantu menghubungkan komputer ke TV melalui jaringan Wi-Fi menggunakan Android Debug Bridge (ADB).

ADB adalah alat yang memungkinkan pengguna untuk mengelola perangkat Android dari komputer. Melalui koneksi tersebut, Claude Code berhasil mengidentifikasi dan menonaktifkan 25 paket perangkat lunak yang dianggap mengganggu, termasuk layanan terkait iklan dan analitik.

Menciptakan Antarmuka Baru yang Minimalis

Setelah membersihkan aplikasi bawaan, Gathin meminta AI untuk membuat launcher baru—antarmuka utama yang akan muncul saat TV dioperasikan. Hasilnya adalah tampilan baru yang minimalis dan mirip dengan Apple TV, lengkap dengan latar belakang gelap, jam besar, serta akses mudah ke aplikasi favorit tanpa iklan yang mengganggu.

Pengguna kini dapat langsung membuka aplikasi yang diinginkan tanpa harus melewati rekomendasi konten atau promosi yang sering kali mengganggu pengalaman menonton. Meskipun TV tersebut masih menggunakan sistem operasi Android TV, antarmuka dan layanan bawaannya telah dimodifikasi sehingga terlihat lebih bersih dan modern.

Membagikan Proyek ke Publik

Gathin tidak ingin hasil eksperimennya hanya dinikmati sendiri. Ia membagikan proyek modifikasinya secara gratis di GitHub dengan nama tv-vibehack. Proyek open-source ini menyajikan kode sumber, petunjuk pemasangan, dan skrip untuk memulihkan pengaturan sebelumnya jika pengguna ingin kembali ke tampilan semula.

Launcher yang dibuat Gathin dirancang agar ringan, bahkan dapat digunakan pada perangkat Android TV dengan RAM 1 GB. Proses modifikasinya juga tidak memerlukan akses root atau pemasangan firmware khusus. Berdasarkan informasi di GitHub, proyek ini bisa dicoba di berbagai perangkat Android TV dan Google TV, termasuk merek-merek terkenal seperti Xiaomi, TCL, Sony, dan Hisense. Namun, pengguna harus memperhatikan model dan versi perangkat lunak masing-masing agar kompatibilitasnya terjamin.

Perubahan yang dilakukan Gathin juga memungkinkan untuk dibatalkan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Namun, perlu diingat bahwa menonaktifkan aplikasi sistem yang salah dapat mengganggu fungsi televisi, sehingga kehati-hatian sangat dianjurkan.

Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8713172/kesal-tv-xiaomi-banyak-iklan-pria-ini-sulap-jadi-apple-tv-pakai-ai

Baca Juga

Iklan