Memperkenalkan Xiaomi 17: Pilihan Flagship Ringkas yang Menarik
Xiaomi baru saja meluncurkan smartphone terbarunya, Xiaomi 17, yang ditujukan untuk pasar global. Dalam dunia smartphone, pilihan untuk ponsel flagship berukuran kecil memang terbatas. Merek seperti Samsung dan Google sering menjadi pilihan utama, tetapi Xiaomi 15 yang lalu juga sempat menarik perhatian meskipun memiliki beberapa kekurangan. Kini, apakah Xiaomi 17 mampu bersaing di antara para raksasa tersebut? Mari kita selami lebih dalam melalui pengalaman langsung saya.
Desain dan Tampilan yang Familiar
Xiaomi 17 hadir dengan layar 6,3 inci, yang meskipun tidak seukuran di bawah enam inci seperti yang diharapkan beberapa penggemar, tetap memberikan ukuran yang cukup kompak. Ponsel ini sedikit lebih besar dibandingkan Galaxy S26, namun lebih kecil daripada Pixel 10. Perubahan ukuran ini sangat menyegarkan setelah menggunakan Galaxy S23 Ultra sebagai ponsel utama saya.
Namun, ada satu hal yang cukup mengganggu. Desain Xiaomi 17 sangat mirip dengan iPhone, menjadikannya salah satu clone Android terdekat dari Apple dalam beberapa tahun terakhir. Saya pribadi merasa kecewa dengan banyaknya produsen Android yang meniru desain sudut datar dan sudut melengkung dari Apple. Meskipun beberapa pabrikan lainnya berhasil menciptakan desain kamera belakang yang unik, Xiaomi 17 tampaknya mengikuti jejak iPhone 16 dengan bentuk kamera belakangnya yang terinspirasi, meskipun tidak sepenuhnya sama.
Performa yang Mengesankan
Dari segi performa, Xiaomi 17 ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5. Meskipun kami tidak bisa melakukan pengujian GPU karena Xiaomi sementara memblokir akses ke 3DMark, hasil dari Geekbench dan PCMark memberikan gambaran performa yang menjanjikan. Dalam pengujian Geekbench 6, Xiaomi 17 menunjukkan sedikit keunggulan dibandingkan OPPO Find X9 Pro yang menggunakan Dimensity 9500. Namun, OnePlus 15 berhasil mengungguli Xiaomi 17, kemungkinan karena faktor desain yang lebih kompak.
Pengalaman nyata penggunaan Xiaomi 17 juga sangat memuaskan. Navigasi antarmuka, multitasking, peluncuran aplikasi, hingga mengambil foto berjalan dengan lancar. Bahkan, game seperti War Thunder Mobile dan GRID Legends dapat dimainkan dengan baik tanpa masalah. Xiaomi 17 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 6.330mAh, yang lebih besar dibandingkan model global Xiaomi 17 Ultra, meskipun lebih kecil dari model China yang memiliki baterai 7.000mAh. Dalam penggunaan sehari-hari, saya dapat menggunakan ponsel ini seharian penuh dengan sekitar 10% daya tersisa saat kembali ke rumah pada pukul 7 malam.
Kamera yang Menarik namun Kurang Memuaskan
Kamera pada Xiaomi 17 terdiri dari tiga lensa 50MP, yaitu kamera utama, telefoto 2,6x, dan ultrawide. Meskipun memiliki spesifikasi yang menjanjikan, aperture kamera utama sedikit menurun dari f/1.6 menjadi f/1.7, sedangkan ultrawide juga mengalami penurunan dari f/2.2 menjadi f/2.4. Meskipun saya tidak memiliki cukup waktu untuk menguji kualitas gambar secara mendalam, sebagian besar foto yang saya ambil terlihat cukup baik. Dengan bokeh yang alami dan detail yang cukup memuaskan, kamera ini masih dapat diandalkan dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Saya juga mengapresiasi profil warna Leica yang ditawarkan, tetapi sayangnya Xiaomi masih belum menghadirkan kemampuan perekaman video 4K/120fps pada model ini. Selain itu, ada beberapa aplikasi bawaan yang mungkin dianggap mengganggu, termasuk beberapa aplikasi pihak ketiga, serta iklan di dalam aplikasi tersebut.
Apakah Xiaomi 17 Layak Dibeli?
Dibanderol dengan harga mulai €999 (sekitar $1,181), Xiaomi 17 menawarkan performa yang baik dan kapasitas baterai yang besar dalam paket yang kompak. Meskipun demikian, bagi mereka yang tertarik, mungkin sebaiknya mempertimbangkan Xiaomi 15 yang dapat ditemukan dengan harga lebih terjangkau. Meskipun spesifikasi baterai dan prosesor tidak secepat Xiaomi 17, paket keseluruhannya masih sangat mirip.
Jangan lupakan pula Galaxy S26 yang juga layak diperhitungkan, terutama bagi Anda yang tidak menemukan Xiaomi 17 di pasar Anda. Meskipun Galaxy S26 memiliki baterai yang lebih kecil dan kecepatan pengisian yang lebih lambat, ia menawarkan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun dan kinerja chipset yang kuat.
Terakhir, POCO F8 Ultra juga patut dicatat, dengan harga yang lebih terjangkau €829,99 (sekitar $980). Meskipun kehilangan beberapa fitur premium, POCO F8 Ultra menawarkan chip yang sama dan kamera 50MP 5x yang menarik.
Sumber: https://www.androidauthority.com/xiaomi-17-hands-on-3641517/




