Beranda › Youtuber AS Beli Rumah Prefabrikasi dari China dalam Sehari

Youtuber AS Beli Rumah Prefabrikasi dari China dalam Sehari

7/12/2026
Youtuber AS Beli Rumah Prefabrikasi dari China dalam Sehari

Konsep Rumah Prefabrikasi yang Unik

Pernahkah Anda membayangkan membeli rumah utuh secara online? Di zaman yang serba digital ini, hal itu bukan lagi mimpi. Di China, beberapa produsen telah menciptakan konsep rumah prefabrikasi yang dapat dipesan melalui e-commerce. Rumah-rumah ini dikirim dalam bentuk modul yang dirakit di lokasi pembeli.

Pengalaman Pasangan YouTuber Grateful Off-Grid

Pasangan kreator YouTube asal Amerika Serikat, Grateful Off-Grid, menjadi salah satu yang membuktikan konsep ini. Mereka memesan rumah prefab dari produsen Heshi Integrated Housing Co. melalui platform Alibaba. Proses produksi rumah ini memakan waktu sekitar 30 hari, diikuti dengan pengiriman laut yang memerlukan waktu hampir sebulan sebelum akhirnya sampai di AS.

Proses Pembangunan yang Cepat dan Efisien

Setelah tiba di lokasi, rumah tersebut masih dalam bentuk kontainer berisi modul bangunan. Dengan bantuan derek, modul-modul tersebut dirakit menjadi hunian yang utuh dalam waktu kurang dari satu hari. Total luas rumah ini adalah sekitar 71,5 meter persegi, dilengkapi dengan kamar tidur, dapur, kamar mandi terpisah, dan jendela.

Biaya dan Keunggulan Rumah Prefab

Biaya untuk unit rumah ini sekitar 15.800 dollar AS (sekitar Rp 284 juta). Namun, setelah menambahkan ongkos kirim, pajak, dan biaya lainnya, total pengeluaran mencapai 28.689 dollar AS (sekitar Rp 516 juta). Keunggulan dari rumah prefab adalah kecepatan dalam pembangunan, karena sebagian besar komponen telah diproduksi di pabrik. Hal ini memungkinkan rumah dapat dirakit dengan cepat, menghemat waktu dibandingkan pembangunan rumah konvensional.

Produsen di China menawarkan berbagai model rumah, mulai dari tiny house hingga vila modular yang diklaim cukup kokoh untuk digunakan hingga 50 tahun. Minat terhadap rumah prefab ini juga terlihat dari tren pencarian di internet, dengan kata kunci seperti "Tiny House" mencatat lebih dari 450.000 pencarian per bulan di AS.

Serena He, pendiri Luban Cabin, menyatakan bahwa permintaan untuk rumah modular semakin meningkat, terutama dari pasar yang membutuhkan akomodasi yang fleksibel dan hemat biaya. Produk dari Luban Cabin banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hunian glamping di Australia hingga proyek resor di Asia Tenggara.

Sumber:

Baca Juga

Advertisement