Beranda › Realme Hentikan Penjualan di China, Fokus Pasar Global

Realme Hentikan Penjualan di China, Fokus Pasar Global

7/18/2026
Realme Hentikan Penjualan di China, Fokus Pasar Global

Produsen smartphone asal China, Realme, baru-baru ini mengumumkan langkah strategis yang mengejutkan. Mereka memutuskan untuk menghentikan penjualan smartphone di pasar domestik China dan akan lebih fokus pada ekspansi di pasar global. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Realme China, Xu Qi Chase, melalui sebuah surat di platform media sosial Weibo.

Keputusan Strategis untuk Ekspansi Global

Dalam surat tersebut, Chase menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan operasional di China diambil untuk memusatkan sumber daya perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat posisi Realme di pasar internasional, termasuk Eropa. "Belajar fokus membutuhkan keberanian yang besar. Hari ini saya mengumumkan bahwa Realme akan menghentikan bisnisnya di China untuk sementara waktu," ungkap Chase.

Peningkatan Fokus pada Performa dan Gaming

Chase menambahkan bahwa Realme akan mengarahkan perhatian mereka pada pengembangan teknologi terdepan serta performa dan gaming. Dengan langkah ini, mereka berharap dapat menghadirkan produk yang lebih baik untuk pengguna di seluruh dunia. "Ke depannya kami akan memusatkan sumber daya untuk mengembangkan pasar global," imbuhnya.

Perlindungan untuk Pengguna di China

Meskipun Realme menghentikan bisnisnya di China, mereka memastikan bahwa pengguna yang telah memiliki perangkat tidak perlu khawatir. Penjualan produk yang masih tersedia, layanan purna jual, dan garansi akan tetap diurus oleh tim resmi Oppo, yang merupakan afiliasi dari Realme. Hal ini memberikan jaminan kepada pengguna bahwa mereka tetap mendapatkan dukungan yang diperlukan.

Perubahan pada Antarmuka dan Sistem Operasi

Sebagai bagian dari strategi ini, Realme juga mengumumkan perubahan besar pada perangkat lunaknya. Antarmuka pengguna, Realme UI, akan dihentikan dan digantikan oleh ColorOS, sistem operasi yang selama ini digunakan oleh Oppo. Pengguna Realme akan mendapatkan pembaruan ke ColorOS setelah versi terbaru dirilis untuk perangkat mereka. Langkah ini sejalan dengan strategi Oppo yang sebelumnya juga mengintegrasikan sistem operasi OnePlus ke dalam ColorOS.

Chase menekankan bahwa perubahan ini adalah keputusan yang telah dipikirkan secara matang. "Ini adalah perubahan yang rasional bagi kami. Terima kasih kepada para pengguna Realme di China yang telah berbagi perjalanan bersama kami selama ini," pungkasnya. Namun, belum ada kepastian apakah penghentian operasional ini bersifat permanen atau hanya sementara, karena Chase hanya menyebut istilah 'menjeda' operasional di China.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/17/09020097/realme-resmi-keluar-dari-pasar-china-fokus-di-pasar-global

Baca Juga

Advertisement