Kamera Mirrorless yang Masih Layak Dipertimbangkan
Banyak pengguna kamera mencari perangkat yang bisa menghasilkan foto berkualitas tinggi, tetapi tetap ringkas dan mudah dibawa ke mana-mana. Tidak sedikit dari mereka merasa bosan dengan kamera saku biasa, namun juga merasa terlalu berat untuk menggunakan DSLR. Di tengah situasi ini, Canon EOS M3 sering menjadi pilihan utama bagi para fotografer pemula hingga profesional.
Meskipun bukan kamera yang baru, Canon EOS M3 masih menarik perhatian karena beberapa fitur unggulannya. Sensor besar, desain minimalis, serta warna khas Canon membuatnya tetap relevan di kalangan penggemar fotografi. Namun, apakah performanya masih memadai dalam dunia fotografi saat ini? Mari kita bahas secara jujur dan mendalam.
Spesifikasi Umum Canon EOS M3
Canon EOS M3 adalah kamera mirrorless yang dirancang khusus untuk pengguna yang ingin meningkatkan kualitas foto tanpa harus mengorbankan portabilitas. Berikut adalah spesifikasi utamanya:
- Sensor: APS-C CMOS 24,2 MP
- Prosesor: DIGIC 6
- ISO: 100–12.800 (dapat diperluas hingga 25.600)
- Autofokus: Hybrid CMOS AF III (49 titik)
- Layar: LCD 3 inci, 1,04 juta dot, touchscreen & tilt
- Video: Full HD 1080p
- Burst: Hingga 4,2 fps
- Berat: Sekitar 366 gram (termasuk baterai & kartu)
Dengan bobot yang ringan, Canon EOS M3 cocok digunakan untuk street photography, traveling, hingga konten harian.
Kelebihan Canon EOS M3
Beberapa keunggulan yang dimiliki Canon EOS M3 membuatnya tetap diminati meski sudah cukup lama dirilis:
- Kualitas gambar solid di kelasnya: Sensor APS-C 24,2 MP mampu menghasilkan foto tajam dan detail, cocok untuk kebutuhan foto harian hingga semi profesional.
- Desain kecil dan ergonomis: Grip yang nyaman, tidak licin, serta mudah dibawa bepergian.
- Layar sentuh yang tajam dan fleksibel: LCD touchscreen yang bisa dimiringkan sangat membantu untuk vlogging ringan, foto low angle, atau shooting dengan tripod.
- Autofokus cukup cepat: Sistem Hybrid CMOS AF III terasa responsif dan minim lag, cocok untuk foto sehari-hari.
- Harga relatif ramah: Dibandingkan dengan kamera mirrorless lain, Canon EOS M3 menawarkan nilai yang masuk akal.
Kekurangan Canon EOS M3
Meski memiliki banyak keunggulan, Canon EOS M3 juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan:
- Performa low light biasa saja: ISO tinggi menghasilkan noise yang cukup terasa.
- Baterai kurang awet: Rata-rata hanya mampu mengambil sekitar 200–250 foto per charge.
- Tidak ada stabilisasi gambar di bodi: Harus mengandalkan lensa yang memiliki IS.
- Pilihan lensa EF-M terbatas: Meski bisa menggunakan adapter EF-EOS M, tetap menambah biaya dan ukuran.
- Viewfinder dijual terpisah: Kurang ideal bagi yang terbiasa memotret melalui EVF.
Bagaimana Kualitas Gambar Canon EOS M3?
Di kondisi cahaya yang baik, Canon EOS M3 mampu menghasilkan foto yang tajam, detail, dan warna natural, sesuai dengan ciri khas Canon yang disukai banyak fotografer. Resolusi 24,2 MP memberi ruang cukup luas untuk cropping tanpa takut kehilangan detail.
Warna kulit juga terlihat natural, cocok untuk foto portrait dan lifestyle. Namun, saat masuk ke ISO 1600 ke atas, noise mulai terlihat. Ini bukan kejutan besar mengingat usia sensornya. Untuk low light, hasilnya masih bisa diterima asal teknik pemotretan rapi atau dibantu flash eksternal.

