Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedChina gunakan robot AI Walker S2, gantikan manusia di perbatasan Vietnam

China gunakan robot AI Walker S2, gantikan manusia di perbatasan Vietnam

Penggunaan Robot Humanoid di Tiongkok

Tiongkok mulai memasukkan robot humanoid ke dalam penggunaan sehari-hari, dengan mengadopsi konsep Embodied AI. Konsep ini menggabungkan kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu berpikir, tetapi juga dapat mengendalikan tubuh fisik untuk bergerak dan bekerja di dunia nyata.

UBTECH Robotics, sebuah perusahaan teknologi asal Shenzhen, telah menciptakan robot humanoid bernama Walker S2. Perusahaan ini berhasil meraih kontrak senilai US$37 juta atau sekitar Rp620,5 miliar. Robot ini akan dikirim ke kota Fangchenggang, yang terletak di Provinsi Guangxi, dekat dengan perbatasan Vietnam. Peluncuran robot cerdas ini direncanakan dimulai pada bulan ini.

Walker S2 dirancang dengan kecerdasan buatan yang mampu mengendalikan tubuh fisiknya untuk menavigasi lingkungan dunia nyata. Robot ini juga memiliki kemampuan untuk mengganti baterainya sendiri secara otomatis, sehingga bisa beroperasi lebih lama. Unit Walker S2 merupakan robot humanoid berukuran dewasa dengan kaki, lengan, dan badan yang dapat digerakkan, memungkinkannya beraktivitas di ruang yang biasa digunakan manusia.

Di wilayah perbatasan, Walker S2 akan menjalankan berbagai tugas untuk membantu pekerjaan manusia. Beberapa tugas yang dilakukan antara lain mengatur antrian penumpang, memberikan petunjuk arah, menjawab pertanyaan sederhana, berpatroli di area tunggu, mengawasi kerumunan di sekitar pintu darurat, serta membantu pemeriksaan kargo seperti kontainer, segel, dan identifikasi barang. Robot-robot ini juga akan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

Tantangan dalam Pengoperasian Robot Walker S2

Aktivitas penyeberangan yang padat menjadi tantangan besar bagi robot. Pergerakan robot sangat bergantung pada kamera, sensor kedalaman, serta umpan balik gaya pada persendian, yang membantu mereka menjaga keseimbangan dan menghindari tabrakan di area ramai.

Untuk memastikan keamanan, robot Walker S2 akan terus diawasi selama beroperasi. Keselamatan manusia menjadi prioritas utama, meskipun sebagian orang mungkin merasa tidak nyaman dengan kehadiran robot di ruang publik. Namun, penggunaan robot ini diharapkan dapat membuat proses menjadi lebih cepat dan tertata.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, robot-robot tersebut telah dilatih di pusat pelatihan khusus di Beijing. Mereka berlatih menjalankan berbagai tugas sehari-hari, seperti membersihkan area, merawat tanaman, dan pekerjaan lainnya, sehingga siap beroperasi saat tiba di lokasi.

Pengerahan robot di Fangchenggang menjadi salah satu proyek besar UBTECH pada tahun ini. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga telah mengirimkan robot ke pabrik-pabrik dan pusat data di sejumlah provinsi lain di Tiongkok. Hingga tahun 2025, total pesanan robot Walker S2 dilaporkan mencapai sekitar US$157 miliar atau Rp2,6 kuadriliun.

Uji coba ini menjadi salah satu penerapan terbesar robot humanoid di ruang publik. Saat ini, robot humanoid dipandang sebagai industri strategis yang memiliki potensi besar di masa depan.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular