Jumat, Januari 23, 2026
BerandaUncategorizedPeneliti AS Ciptakan Robot Terkecil Dunia, Seukuran Butiran Garam

Peneliti AS Ciptakan Robot Terkecil Dunia, Seukuran Butiran Garam

Robot Terkecil di Dunia yang Bisa Berpikir dan Bertindak Sendiri

Para ilmuwan telah berhasil menciptakan robot terkecil di dunia, seukuran butiran garam. Meskipun ukurannya sangat kecil, robot ini mampu merasakan, berpikir, dan bertindak secara otonom. Ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi mikrorobotika.

Robot dengan ukuran hanya sebesar butiran garam ini bisa ditempatkan pada tonjolan sidik jari manusia. Perangkat ini mampu bergerak secara mandiri melalui cairan dan memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan versi sebelumnya, hingga 10.000 kali lebih kecil. Hal ini merupakan pencapaian luar biasa dalam bidang teknologi nanorobotika.

Para peneliti dari Universitas Pennsylvania dan Universitas Michigan berhasil memasukkan komponen-komponen penting seperti komputer, prosesor, memori, sensor, dan sistem penggerak ke dalam platform yang sangat kecil. Ini adalah pertama kalinya perangkat sekecil ini dapat berfungsi secara mandiri.

Platform ini hanya beroperasi saat terendam dalam cairan, tetapi mampu bergerak, merasakan lingkungan, dan melakukan perhitungan dengan menggunakan energi dari sel surya yang menghasilkan sekitar 100 nanowatt. Energi ini cukup untuk menjalankan berbagai fungsi dasar robot.

Selain itu, robot ini juga dapat mengukur suhu cairan tempatnya berada dan memberikan informasi tersebut melalui gerakan kecil, mirip dengan cara lebah madu berkomunikasi. Hal ini menunjukkan kemampuan robot untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Marc Miskin, insinyur nanorobotika dari Universitas Pennsylvania, menjelaskan bahwa ini adalah awal dari pengembangan robot super kecil. Ia menyatakan bahwa mereka telah membuktikan bahwa otak, sensor, dan motor dapat dimasukkan ke dalam sesuatu yang hampir tidak terlihat oleh mata telanjang, serta dapat bertahan dan berfungsi selama beberapa bulan.

Robot ini memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan robot mikro lainnya. Bahkan, ia bisa beroperasi selama berbulan-bulan. Namun, Miskin juga mengingatkan bahwa meskipun ini merupakan pencapaian besar, masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan untuk aplikasi yang lebih luas di masa depan.

Sebelumnya, robot otonom terkecil yang pernah diciptakan memiliki ukuran lebih besar dari 1 milimeter. Namun, ketika ukuran semakin kecil, hukum fisika bekerja dengan cara yang berbeda. Dengan kombinasi dua teknologi, yaitu komputer mikroskopis dari Universitas Michigan dan sistem penggerak khusus dari Universitas Pennsylvania, para peneliti akhirnya berhasil membuat terobosan baru.

Mikrorobot ini tidak memiliki kaki atau bagian tubuh tradisional. Sebaliknya, aliran listrik yang dihasilkan oleh bagian kecil robot sendiri memungkinkannya untuk bergerak. Selain itu, robot ini dilengkapi dengan komputer mini yang bekerja secara sinkron, mirip seperti kawanan ikan.

David Blaauw, ilmuwan komputer dari Universitas Michigan, mengatakan bahwa pembuatan komputer seukuran ini membutuhkan pendekatan baru dalam pemrograman dan desain semikonduktor. Setelah lima tahun pengembangan, tim peneliti berhasil menciptakan mikrorobot yang bisa bergerak bersama secara sinkron. Potensi penggunaannya sangat luas, termasuk dalam bidang kesehatan dan lingkungan.

Dengan inovasi ini, masa depan teknologi mikrorobotika tampak lebih cerah. Kombinasi antara kemampuan komputasi, sensor, dan penggerak dalam ukuran sangat kecil membuka peluang baru untuk aplikasi yang lebih kompleks dan efektif.

zonagadget
zonagadgethttps://www.zonagadget.co.id/
Berikan ilmu yang kamu punya, niscaya kamu akan mendapatkan yang lebih
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

New Post

Most Popular